Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Nasdem-Gerindra Merapat, Maidi Didukung Koalisi Gemuk di Pilkada Kota Madiun 2024

Anggiyan Bayu • Selasa, 23 April 2024 | 16:00 WIB
Wali Kota Madiun Maidi (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Wali Kota Madiun Maidi (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gelombang dukungan kepada Maidi menjadi bakal calon wali kota (bacawali) Madiun terus mengalir.

Senin (22/4), Partai Nasdem menyatakan diri bakal ikut mendukung Maidi di pemilihan wali kota (pilwakot) 2024.

Nasdem tak sendiri, sebelumnya mereka juga mengajak Gerindra yang sama-sama memperoleh dua kursi di Pemilu 2024 untuk ikut bergabung.

Ketua DPD Nasdem Kota Madiun Amanta mengaku sudah intens berkomunikasi dan bertemu dengan Gerindra beberapa hari terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menggagas pembentukan fraksi di DPRD untuk periode 2024–2029. Selain itu, juga disinggung soal masalah dukungan Nasdem-Gerindra di pilkada.

‘’Intinya, kami mendukung Pak Maidi. Karena memang yang bersangkutan sudah teruji dalam membangun Kota Madiun selama ini,’’ ujarnya.

Untuk sementara ini, kata dia, dukungan hanya untuk Maidi seorang.

Tidak untuk satu paket pasangan calon (paslon). Sedangkan siapa kandidat bacawawalinya akan ditentukan suatu saat nanti setelah dibicarakan antara koalisi partai politik (parpol).

‘’Politik itu kan dinamis. Jadi, bisa siapa saja tergantung pembicaraan parpol dalam koalisi,’’ kata mantan anggota DPRD Kota Madiun periode 2014–2019 itu.

Terpisah, Sekretaris DPC Gerindra Kota Madiun Eko Siswantara tak menampik partainya menjalin komunikasi dengan Nasdem dalam pembentukan fraksi di parlemen.

Selain itu, pembicaraan juga melebar hingga membahas tentang dukungan paslon di pilkada 2024.

‘’Kalau soal rencana pembentukan fraksi di DPRD, kami sudah sepakat. Sementara soal pilwakot, kami masih akan membahasnya di internal partai besok (hari ini, Red),’’ terangnya.

Pada intinya, lanjut Eko, Gerindra bakal melihat dinamika politik yang terjadi di lapangan sebelum mengambil keputusan. Namun demikian, pihaknya tidak meragukan kepemimpinan Maidi.

‘’Kami berpendapat kapabilitas Pak Maidi dalam menata Kota Madiun sudah tidak usah diragukan lagi,’’ sebutnya.

Di samping itu, menurutnya, rekam jejak Maidi selama lima tahun terakhir cukup bagus.

Dia mampu menjadikan Kota Madiun berkembang pesat. Bahkan, Eko menilai Maidi dikenal dekat dengan masyarakat.

Sehingga, peluang yang bersangkutan untuk kembali terpilih di pilikada 2024 cukup besar. ‘’Potensi beliau (Maidi) untuk terpilih lagi sangat besar,’’ ungkap Eko.

Selain Nasdem yang sudah menyatakan mendukung Maidi dan besar kemungkinan disusul Gerindra, sebelumnya Demokrat, PSI, PKB dan Golkar sudah lebih dulu menyerukan bakal mengusung mantan Sekda Kota Madiun itu.

Jika, poros koalisi itu benar-benar tewujud di pilkada nanti, Maidi bakal mendapatkan dukungan sebanyak 18 kursi.

Di pihak lain, PKS belum menentukan sikap dukungan politiknya di pilkada 2024.

Mereka berdalih karena pembahasan di internal partai belum mengerucut ke salah satu nama kandidat bacawali.

‘’Saat ini, kami diberikan tugas oleh DPW-DPP untuk mengkomunikasikan atau memfasilitatori kepada semua calon (bacawali-bacawawali),’’ ujar Ketua DPD PKS Kota Madiun Nur Salim.

Meski begitu, pihaknya tak memungkiri bahwa Maidi merupakan kandidat bacawali yang memiliki elektabilitas tinggi.

Hanya saja, dalam menentukan siapa bacawali yang akan diusung PKS di pilwakot nanti tergantung keputusan DPW dan DPP.

‘’Saat ini, masih hanya beliau (Maidi) yang mendeklarasikan untuk menjadi bacawali. Sedangkan, yang lain belum jelas. Tapi, masih ada potensi muncul calon lain setelah Pak Maidi nanti tidak menjabat lagi. Kami tidak menutup bagi calon lain untuk macung,’’ jelas Nur Salim. (ggi/her)

Sebaran Dukungan Suara Maidi di Pilkada

Belum Tentukan Sikap

Editor : Mizan Ahsani
#psi #pilkada #Maidi #koalisi #2024 #Gerindra #nasdem #madiun #partai