Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mitra10 dan Pemkot Madiun Deal Investasi Rp 30 Miliar, Ini Alasan Manager Expansion Pilih Kota Pendekar

Anggiyan Bayu • Kamis, 25 April 2024 | 19:30 WIB
MOU: Wali Kota Maidi bersama perwakilan PT CMSS selaku pengelola Mitra10 usai meneken kerja sama di halaman gedung eks-Transmart Madiun, Rabu (24/4). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
MOU: Wali Kota Maidi bersama perwakilan PT CMSS selaku pengelola Mitra10 usai meneken kerja sama di halaman gedung eks-Transmart Madiun, Rabu (24/4). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengelolaan bangunan bekas Transmart Madiun berpindah tangan.

Ini menyusul telah disepakatinya perjanjian kerja sama pengelolaan antara pemkot dengan PT Catur Mitra Sejati Sentosa (CMSS), Rabu (24/4).

Kerja sama build operate transfer (BOT) tersebut berlangsung selama lima tahun dengan nilai investasi sebesar Rp 30 miliar.

Rencananya, PT CMSS menjadikan gedung bekas Transmart itu sebagai supermarket bahan bangunan atau Mitra10.

Manager Expansion Mitra10 Andri Wijaya mengatakan, Mitra10 direncanakan beroperasi paling lambat Januari 2025 mendatang.

‘’Kami rehabilitasi dulu bangunannya. Tidak sampai satu tahun akan kami buka,’’ katanya.

CMSS sudah lama kepincut kepada aset pemkot yang berada di Jalan S Parman itu.

Bahkan, survei telah dilakukan sejak lima tahun terakhir dengan pertimbangan lokasinya yang strategis.

‘’Gedungnya juga sudah siap pakai. Lokasinya strategis berada di jalan nasional dan lalu lintas ramai 24 jam. Kami tidak sembarangan menentukan lokasi,’’ ungkap Andri.

Sebelum resmi beroperasi, pihaknya bakal terlebih dahulu merombak bekas bangunan Transmart tersebut.

Andri mengaku manajemen sudah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan itu.

Di sisi lain, dia menyakini ekspansi bisnis yang pihaknya lakukan di Kota Madiun saat ini sudah tepat.

Bahkan, Andri menyebut peluang perpanjangan kerja sama bisa dilakukan ke depannya.

‘’Sangat yakin (perpanjang kontrak, Red). Potensinya luar biasa untuk investasi. Termasuk support penuh dari pak wali (Maidi, Red) dalam kerja sama ini,’’ terangnya.

Sementara itu, wali kota Maidi menyambut positif kerja sama sewa aset daerah tersebut.

Malahan, Maidi menilai keputusan CMSS berinvestasi di kotanya tidak keliru.

‘’Saya wali kota sekaligus konsultan. Mitra10 ke sini tidak salah pilih. Pertumbuhan ekonomi kita bagus di angka 5,80 persen atau peringkat 5 se-Jawa Timur. Ini potensi yang luar biasa,’’ katanya.

Menurutnya, kehadiran Mitra10 memang memberikan keuntungan ganda bagi pemkot. Selain menumbuhkan perekonomian daerah, juga mengurangi angka pengangguran.

Sebab, dapat menyerap tenaga kerja.

‘’Lokasinya sangat strategis. Tidak jauh dari pusat kota. Pola-pola seperti ini sebagai upaya melindungi investor. Tidak boleh investor kesulitan hingga merugi,’’ ujarnya.

Setelah CMSS, pemkot berencana menjajaki kembali komunikasi bisnis dengan para calon penanam modal lainnya.

Dia berharap kesepakatan-kesepakatan baru dengan investor lain ikut menyusul setelah ini.

‘’Aset pemkot ratusan hektare luas tanah bisa untuk dikembangkan (investasi). Tapi, investor yang berminat juga harus menjanjikan potensi,’’ jelas Maidi. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#Maidi #supermarket #kota madiun #bahan bangunan #Mitra10 #transmart #investasi #wali