KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan kasus demam berdarah dengue atau DBD di kota ini coba disikapi serius oleh pemkot setempat.
Gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) digalakkan guna menekan laju kurva kasus DBD.
''Seluruh elemen masyarakat terlibat untuk menurunkan kasus BDB,'' kata Wali Kota Madiun Maidi, Kamis (25/4).
Maidi menyebut gerakan relawan jemantik sebagai salah satu upaya yang dilakukan pemkot untuk menurunkan kasus DBD.
Mereka bakal gencar melakukan PSN di berbagai sudut kota ini.
''Sekitar tiga ribu relawan, gerak cepat di 27 kelurahan,'' ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani menyebutkan, ada 253 kasus DBD periode Januari sampai 22 April 2024.
''Selain itu, terdapat 721 kasus inveksi virus dengue,'' ungkapnya.
Denik berharap masyarakat waspada. Sebab, dia mengklaim bahwa kasus DBD Januari - April 2024 leih tinggi ketimbang periode sama tahun lalu.
Kalau ada yang sakit panas minimal dua hari, lanjut dia, harus segera di bawa ke rumah sakit.
''Semua orang tua harus tanggap terhadap kondisi, karena tren DBD melonjak,'' ungkapnya. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani