KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kursi panitia pemilihan kecamatan (PPK) menjadi magnet penyedot warga.
Di Kota Madiun, ratusan nama ingin menjadi PPK. Padahal, total kebutuhan petugas untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 itu cuma belasan.
''Saya daftar karena ingin mengikuti proses pemilu dan mengisi waktu luang,'' kata Arsana Cantika Iradana Putri, salah seorang pendaftar PPK, kemarin (29/4).
Komisi pemilihan umum (KPU) setempat membuka pendaftaran PPK pada 23-29 April 2024. Total kebutuhan 15 petugas. Tiap kecamatan lima PPK.
''Di online, sudah ada 310 pendaftar.
Sekitar 150 pendaftar sudah kirim berkas,'' kata Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Madiun Rokhani Hidayat.
Merujuk catatan KPU tentang rekrutmen PPK itu, peluang lolos pendaftar 1:20.
Masing-masing pendaftar, setidaknya perlu menyisihkan 19 pendaftar lain agar masuk tahap seleksi berikutnya.
''Penelitian administrasi terakhir 2 Mei, tes tulis dengan sistem CAT (computer assisted test) 6-8 Mei,'' ungkap Rokhani.
Rokhani menyampaikan, nilai hasil CAT antara satu pendaftar dengan yang lain berpotensi sama. Maka dari itu, jumlah yang lolos dalam tahap ini bisa lebih dari 15 orang.
''Kalau ada nilai sama, bisa 17 atau 18 orang untuk tes wawancara di tiap kecamatan,'' terangnya sembari menyebut bahwa seleksi PPK dilaksanakan sesuai SK KPU 476/2022. (mg1/den)
Seleksi PPK Kota Madiun
15 kebutuhan petugas
5 petugas per kecamatan
310 total pendaftar
2 Mei penelitian administrasi
6-8 Mei jadwal CAT
Editor : Mizan Ahsani