KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Pengaruh media sosial (medsos) bagi dunia pendidikan jadi sorotan.
Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto menyinggung hal tersebut dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, 2 Mei lalu.
''Pengaruh medsos menjadi salah satu penghambat (pendidikan, Red),'' kata Eddy.
Pengaruh buruk medsos harus betul-betul ditekan.
Eddy menyampaikan, guru diharapkan bisa lebih pintar mendidik anak-anak dalam penggunaan gadget atau handphone.
''Pengaruh medsos menjadi tantangan kami supaya anak-anak bijak dan bisa menguasai medsos untuk kepentingan khusus," ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati mengatakan, pembelajaran di kota ini sudah by digital.
Pembelajaran berbasis IT hanya untuk jenjang SD dan SMP. Namun, juga sudah dibekali sejak TK.
Itu supaya anak-anak lebih senang dalam pembelajaran yang kreatif.
''Guru-gurunya juga sudah kami berikan workshop, mereka tidak kenal lelah mendidik anak,'' ujarnya.
Diketahui, upacara peringatan Hardiknas 2024 dilaksanakan di halaman Balai Kota Madiun.
Usai upacara bertema Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar itu, kegiatan dilanjutkan ke pameran hardiknas di pahlawan street center (PSC). (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani