Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Harus Antre Panjang untuk Ziarah ke Raudhah, Begini Kondisi Jemaah dari Kota Madiun

Erlita H • Sabtu, 18 Mei 2024 | 18:00 WIB
TAMU ALLAH: Sejumlah calon jemaah haji dari Kota Madiun ketika jalan-jalan di pelataran Masjid Nabawi kemarin (17/5). (TPHD KOTA MADIUN)
TAMU ALLAH: Sejumlah calon jemaah haji dari Kota Madiun ketika jalan-jalan di pelataran Masjid Nabawi kemarin (17/5). (TPHD KOTA MADIUN)

Laporan dari Madinah oleh Dr. Miftahul Huda, M. Pd.I

MADINAH, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 212 jemaah haji dari Kota Madiun yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 17 telah tiba di Madinah, Jumat (17/5).

Saat ini para jemaah fokus menjalankan salat Arbain. Dan, hari ini (18/5) para jemaah dijadwalkan akan melaksanakan city tour di Madinah.

Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kota Madiun Miftahul Huda mengatakan, semua jemaah dalam kondisi sehat setibanya di Madinah.

Selama seharian kemarin, tidak banyak aktivitas yang dilakoni para jemaah.

Mayoritas hanya menunaikan ibadah salat sunah dan fardhu di area Masjid Nabawi.

Kebetulan Hotel Grand Plaza Madinah yang menjadi tempat menginap para calon jemaah haji dari Kota Madiun berdekatan dengan Masjid Nabawi.

Meski begitu, dia tetap mengingatkan kepada para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan.

Mengingat cuaca siang di Madinah bersuhu 36–37 derajat celsius.

‘’Tapi, Alhamdulillah situasi di sini bersahabat lah sama jemaah yang dari Kota Madiun khususnya,’’ ujarnya lewat sambungan telepon.

Terkait rencana jemaah ziarah ke Raudhah, Miftah masih belum bisa memastikan.

Pihaknya masih menunggu hasil musyawarah TPHD karena saking banyaknya jemaah haji di Madinah.

Namun demikian, dia menyebut ziarah ke Raudhah dapat dilakukan antara Jumat pagi atau sore.

‘’Untuk ziarah ke Raudhah sendiri, kami juga masih menunggu tiket masuk. Karena sampai saat ini (kemarin, Red) belum ada informasi. Tapi, ini sudah disederhanakan agar jemaah Indonesia bisa masuk ke Raudhah,’’ terang Miftah.

Perihal calon jemaah haji yang termasuk dalam kategori risiko tinggi (risti), menurut Miftah, pihaknya terus melakukan pendampingan.

Bahkan, TPHD menyediakan posko kesehatan di lantai satu hotel untuk mengantisipasi adanya jemaah yang jatuh sakit.

‘’Kami sudah siapkan petugas kesehatan. Bahkan, (pusat) info kesehatan tempatnya di depan kamar TPHD, ketua kloter dan petugas kesehatan itu berdekatan,’’ terang Miftah yang juga menginformasikan bahwa para calon jemaah haji dari Kota Madiun akan berada di Madinah selama sembilan hari. (mg1/her)

Editor : Mizan Ahsani
#haji #kota madiun #madinah #masjid nabawi #jemaah #Raudhah