Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Berawal dari Sarasehan di Kafe, Polisi Selidiki Motif Aksi Gerombolan OTK di Kota Madiun

Anggiyan Bayu • Senin, 20 Mei 2024 | 14:00 WIB

 

Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto
Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Aksi pengeroyokan dan pengrusakan yang dilakukan oleh gerombolan OTK pada Minggu (19/5) dini hari membuat jajaran Polres Madiun Kota sibuk.

Setelah mengikuti rapat koordinasi (rakor) di rumah dinas wali kota kemarin, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto memastikan bakal bekerja keras mencari pelaku kasus yang mengakibatkan tujuh remaja terluka dan satu warung rusak tersebut.

Selain itu, Agus mengaku sudah menerjunkan tim guna menyelidiki motif peristiwa sebenarnya. ‘’Dari kepolisian masih bekerja. Percayakan kepada kami dan mohon doa semoga kasus ini segera terungkap,’’ kata kapolres.

Menurutnya, insiden di tiga lokasi berbeda itu terjadi dalam rentang waktu yang nyaris bersamaan. Hanya saja, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman perihal kejadian itu.

‘’Dalam hal ini kami masih bekerja di lapangan. Nanti akan kami simpulkan. Perkembangan tim yang di lapangan akan kami jadikan langkah untuk mengambil tindakan,’’ ujar Agus.

Yang jelas, gerombolan OTK tersebut beraksi setelah mengikuti kegiatan di salah satu kafe di Jalan Yos Sudarso. Namun, Agus sekali lagi menyatakan kebenaran terkait peristiwa itu masih terus digali.

‘’Dari kafe izinnya tidak ada. Tapi, kami tidak hanya mengulik salah satu sumber informasi. Keterangan lain akan kami padukan agar mengerucut pada kejadian dan pelaku perorangan atau kelompok,’’ jelasnya.

Meski begitu, pihaknya menyesalkan adanya kegiatan tak berizin itu hingga timbulnya aksi pengeroyokan dan perusakan.

‘’Termasuk pelaku usaha itu (kafe) juga menginfokan ada perkumpulan orang. Sehingga, segera kami lakukan kegiatan pengawasan, penjagaan dan pencegahan. Kalau perlu penegakan hukum agar tidak berkembang menjadi kegiatan yang negatif dan meluas,’’ bebernya.

Sementara perihal apakah aksi ini sudah terencana atau memang dilakukan secara spontan, Agus belum bisa memberikan jawaban pasti.

Namun demikian, dia tak menampik ada korban yang mengalami luka sabetan karena senjata tajam. ‘’Belum bisa kami sampaikan (dugaan penyerangan terencana) sekarang,’’ ucapnya.

Sesuai keterangan yang dihimpun Jawa Pos Radar Madiun, saat kejadian korban sedang duduk bersama dengan teman-temannya di Jalan Puspo Warno. Tak berselang lama kemudian, datanglah gerombolan OKT tersebut dan melakukan penyerangan.

Pun, korban lainnya di Jalan Yos Sudarso didapati dihentikan gerombolan tersebut ketika berkendara di jalan. Kendati sempat terkena pukul pada helm, tapi yang bersangkutan bisa melarikan diri dan berlindung di pos pengamanan PG Rejo Agung. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Gerombolan OTK #kota madiun #kapolres #Polres Madiun Kota