KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Ini sekelumit cerita tentang terhentinya langkah PSM Madiun di babak 16 besar Liga 3 Putaran Nasional 2023/2024.
Sang pelatih, Kodari Amir, menyebutkan sejumlah hal sebagai faktor penyebabnya.
''Kurang dukungan dari pemerintah daerah,'' kata Amir, Selasa (28/5).
Menurut Amir, kurangnya dukungan dari pemerintah daerah amat disayangkan.
Padahal, lanjut dia, PSM sudah berbicara banyak di kompetisi. Setidaknya, telah maju putaran nasional.
''Tim merasa seperti musafir, harus pindah-pindah stadion,'' ujarnya.
Amir mengklaim PSM mendapat sejumlah kendala. Dia ambil contoh saat bermain di Demak dan Tangerang.
Di dua lokasi tersebut, tim kesulitan berlatih.
''Di Demak latihan di alun-alun. Kalau Tangerang, latihan di parkiran,'' bebernya.
Perjalanan PSM di Liga 3 2023/2024 berakhir.
Kendati demikian, Amir mengaku bahwa dirinya diminta pihak manajemen agar mendaftar sejumlah pemain yang masih layak.
Baik dari aspek umur maupun kemampuan. ''Sebagai persiapan tahun depan. Sebagai pelatih, kalau dipakai lagi, saya siap,'' pungkasnya. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani