KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bursa bakal calon wakil wali kota (bacawawali) Madiun pada pilkada 2024 cukup ramai. Para tokoh saling klaim dukungan untuk mendapatkan rekomendasi partai.
Setidaknya ada Kiagus Firdaus, F Bagus Panuntun, Istono, Inda Raya Ayu Miko Saputri dan Bagus Rizki Dinarwan yang kini berburu rekomendasi sejumlah partai agar diusung menjadi bacawawali pendamping Maidi.
Bagus Rizki Dinarwan misalnya. Rabu (29/5), dia menyerahkan berkas pendaftaran dalam penjaringan bacawawali di Gerindra. Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Kota Madiun itu sudah lebih dulu melamar ke Demokrat dan Nasdem juga sebagai calon AE 2.
Bagus memang telah mengutarakan niat untuk maju sebagai pendamping calon incumbent Maidi dalam pemilihan wali kota (pilwakot) Madiun mendatang. Bahkan, dirinya menyatakan sudah bersiap bersaing dengan sejumlah bakal calon lain.
Jika benar-benar mendapatkan rekomendasi dari sejumlah partai yang telah diikuti proses penjaringannya untuk mendampingi Maidi, Bagus berjanji lebih banyak turun ke lapangan untuk bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat.
Intinya, dia ingin membantu Maidi untuk memajukan Kota Madiun. ‘’Kalau berani maju (nyalon), berarti sudah siap (bersaing) dong dengan segala kondisi yang ada,’’ kata Bagus yang juga merupakan Wakil Ketua Hiswana Migas Kota Madiun itu.
Selain itu, Bagus berharap hubungan baik Golkar dan Gerindra di tingkat nasional bisa berlanjut hingga ke daerah. Apalagi, kedua partai sebelumnya sempat berkoalisi di pilkada 2018 lalu.
‘’Kami berharap Golkar dan Gerindra bisa membangun koalisi sebagaimana yang ada di pusat. Dan, kerja sama politik atau koalisi itu bisa berlanjut hingga tingkat bawah, termasuk di pilkada Kota Madiun,’’ terangnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Madiun Bambang Wahyudi mengapresiasi ajakan koalisi partainya untuk mendukung Maidi sekaligus Bagus Rizki Dinarwan di pilkada 2024. Namun demikian, proses untuk penentuan arah dukungan politik itu sepenuhnya ditentukan oleh DPP.
‘’Karena (hubungan dengan) Golkar ini sudah lama ya, bahkan periode (pilkada 2018) lalu juga bersama Golkar. Jadi, kami senang kalau nanti memang Mas Bagus (Bagus Rizkin Dinarwan) yang terpilih,’’ ungkapnya.
Bambang mengungkapkan, sampai saat ini ada beberapa bacawawali yang sudah melamar ke partainya. Selain Bagus Rizki Dinarwan, sebelumnya ada Kiagus Firdaus (CEO Juragan Parkir 55) dan F Bagus Panuntun (ketua DPD PSI).
‘’Setelah ini kami rapimcabsus dulu, baru selanjutnya berkas-berkas (pencalonan) itu kami serahkan ke DPD dan diproses di DPP untuk penentuan rekom,’’ jelas mantan cawawali pendamping Yusuf Rohana di pilkada 2018 lalu itu.
Editor : Hengky Ristanto