KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Masa jabatan komisioner KPU Kota Madiun saat ini tersisa sehari.
Terhitung mulai besok (11/6), Wisnu Wardhana, Rokhani Hidayat, Izza Kustiarti, Pita Anjarsari, dan Herdi Wijanarko bakal mengakhiri tugasnya sebagai penyelenggara pemilu 2019–2024.
Di sisi lain, sampai dengan kemarin (9/6) KPU RI ternyata belum mengumumkan hasil seleksi calon komisioner KPU Kota Madiun terpilih.
Terakhir, hanya Herdi dan Pita yang lolos 10 besar.
Sementara, Wisnu dan Rokhani sudah dua periode menjabat. Kemudian, Izza tak lolos.
Komisioner KPU Jatim Choirul Umam mengatakan, proses pergantian komisioner merupakan hal biasa.
Karena proses semacam ini sudah terjadi pada periode-periode sebelumnya.
"Saya kira tidak ada masalah. Proses ini kan sudah menjadi proses rutin," ujarnya saat ditemui seusai mengikuti launching Pilkada 2024 di Lapangan Gulun, Minggu.
Umam menilai saat ini KPU sedang memasuki masa transisi.
Pada masa-masa tersebut, dukungan dari sekretariat menjadi sangat penting ketika proses pergantian komisioner.
Dengan harapan, saat proses transisi itu terjadi tidak ada persoalan yang muncul.
"Saya kira sekretaris (KPU Kota Madiun) sudah bisa memahami," terangnya.
"Setiap rakor, teman-teman sekretariat itu ada dan menjadi bagian dari bimtek. Sehingga, ketika ada pergantian komisioner, tidak ada masalah," sambung mantan ketua KPU Kota Blitar itu.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Madiun Wisnu Wardhana tak menampik proses transisi komisioner akan segera dilakukan.
Sebelum itu, sekretariat KPU sudah lebih dulu diberikan bimtek apa yang mesti dilakukan pada masa pergantian komisioner.
"Kami semangatnya adalah kelembagaan. Kami juga kuatkan sekretariat agar profesional," katanya.
Dengan adanya penguatan bagi sekretariat tersebut, diharapkan saat proses orientasi tugas komisioner baru nanti bisa dilakukan secara cepat.
Pun, Wisnu menyakini komisioner baru yang terpilih nanti adalah orang-orang yang sudah cakap terkait aturan kepemiluan.
Sehingga, tak perlu banyak waktu adaptasi.
"Hanya saja, terkait hal-hal yang sifatnya teknis administrasi mungkin nanti perlu dibuatkan," kata Wisnu.
"Dan, karena saya kira semangatnya sama tentu mereka yang terpilih sangat kompeten dalam melaksanakan segala tahapan terkait pilkada," jelasnya.
Sebelumnya, Wisnu bersama dengan komisioner KPU Kota Madiun lainnya telah menjalankan beberapa tahapan pilkada 2024. Seperti pembentukan badan adhoc.
Yakni, rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS).
Komisioner KPU yang baru bakal bertugas melakukan rekrutmen petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pilkada.
"Proses (tahapan) pilkada sampai saat ini masih berjalan dengan baik. Ke depan, nanti bisa didukung sama-sama," harapnya. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani