KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - GOR Wilis disesaki barongsai dan tarian naga. Itu lomba peringatan Hari Jadi Ke-106 Kota Madiun (HJM) dan Hari Bhayangkara ke-78. Acara yang berlangsung 29-30 Juni itu di-support pemkot setempat.
Tahun lalu, ada 11 peserta. Tahun ini 31 peserta. Perinciannya, delapan 8 peserta tarian naga dan 23 barongsai. Kelompok dengan performa terbaik dinobatkan juara (selengkapnya lihat grafis).
Sistem penilaian tarian naga dilihat dari speed, gerakan-gerakan, dan tingkat kesulitan. Ketika terjadi kesalahan, ada pemotongan penilaian.
Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun Agus Setiawan mengatakan, barongsai sudah masuk cabang olahraga.
Menurut A Kong, sapaan Agus Setiawan, barongsai lebih rumit ketimbang tarian naga. "Harapannya, bisa lebih meluas lagi, misal tingkat nasional atau open turnamen," ucapnya.
Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto mengungkapkan, barongsai merupakan salah satu budaya sekaligus olahraga.
"Ayo bareng-bareng mewujudkan kesenian di Kota Madiun. Tidak semuanya harus pakai anggaran, tetapi partisipasi dan hubungan kerjasama dari lapisan masyarakat," kata Eddy. (mg1/den)
PEMENANG TARIAN NAGA
Juara I Sasana Kota Kediri
Juara II Sasana Blitar
Juara III Sasana Mojokerto
Harapan I Sasana Banyuwangi
Harapan II Kabupaten Malang
Harapan III Kabupaten Malang
Editor : Hengky Ristanto