KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Soal kepemilikan mal pelayanan publik (MPP), harus diakui bahwa pemkot kalah cepat dengan daerah di sekitar.
Pemkot baru mulai membangun fasilitas pelayanan publik terintegrasi itu tahun ini. Sedangkan, pemkab sudah sejak 2021.
Pemkot mengalokasikan Rp 2 miliar untuk membangun MPP tersebut.
Lokasinya memanfaatkan bekas kantor dinas kesehatan, keluarga berencana dan pengendalian penduduk (Dinkes-PPKB) di Jalan Trunojoyo.
Saat ini, progres perencanaan pembangunan MPP itu sudah masuk tahap masa sanggah lelang.
Total ada 44 kontraktor yang menawar paket proyek tersebut dengan pemenang tender adalah CV Mitra Karya Abadi.
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorini mengatakan, pembangunan MPP butuh waktu selama lima bulan.
Jika surat perintah mulai kerja (SPMK) turun akhir Juli atau awal Agustus, diestimasikan proyek MPP itu selesai Desember mendatang.
‘’Pembangunan MPP ini bertahap,’’ ujarnya kemarin (10/7).
Pihaknya berdalih anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan MPP tahun ini cukup terbatas.
Sehingga, pengerjaan tahun ini hanya menyasar area pelayanan atau rehabilitasi bangunan existing.
Seperti pengerjaan atap, aksesoris, pintu serta jendela, betonisasi, mekanikal elektrikal dan plumbing bangunan.
‘’Prinsipinya bertahap ya. Karena memang anggaran yang ada saat ini terbatas. Tapi, Insya Allah tahun depan untuk proyek lanjutan MPP berupa bangunan kantor dan penataan area ruang luar akan diupayakan masuk dalam APBD 2025,’’ terang Hesti.
Adapun bangunan MPP memiliki luas 690 meter persegi.
Sementara total lahan tersedia seluas 1.360 meter persegi.
Sisa lahan nantinya bakal dipakai untuk parkir kendaraan. ‘’Kami optimistis pengerjaan seluruhnya bisa selesai sesuai jadwal,’’ yakinnya.
Hesti mengungkapkan, pembangunan MPP tidak sekadar memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.
Tapi, juga linier dengan upaya program smart city.
Pasalnya, keberadaan MPP berikut pelayanan offline-nya masuk dalam poin indikator dimensi kota pintar. ‘’Kebetulan, pemkot saat ini juga belum punya MPP,’’ ungkapnya. (ggi/her)
Apa Saja Item Pekerjaan MPP Kota Madiun
Tahap I 2024
- Pengerjaan atap
- Aksesoris
- Pintu serta jendela
- Betonisasi
- Mekanikal elektrikal
- Plumbing bangunan
Tahap II 2025
- Bangunan utama kantor
- Penataan area luar kantor