Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Peluang Bagus Rizki Dampingi Bonie Laksmana di Pilkada Kota Madiun, Golkar Sebut Sudah 50 Persen

Hengky Ristanto • Sabtu, 13 Juli 2024 | 21:19 WIB
Sekretaris DPD Golkar Kota Madiun Sukriyanto
Sekretaris DPD Golkar Kota Madiun Sukriyanto

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Keseriusan Golkar dalam membangun poros baru di pemilihan wali kota (Pilwakot) Madiun ternyata bukan main-main.

Mereka menyatakan sudah berkomunikasi dengan Perindo terkait kemungkinan menduetkan Bonie Laksmana dengan Ketua DPD Golkar Kota Madiun Bagus Rizki Dinarwan.

"Yang jelas, mengerucutnya sudah di atas 50 persen," kata Sekretaris DPD Golkar Kota Madiun Sukriyanto, Sabtu (13/7).

Sukri menilai Bonie merupakan politikus senior. Pihaknya juga menganggap putra dari mantan Wali Kota Madiun Bambang Irianto itu memiliki gagasan program yang bagus dan konkret.

"Untuk dukungan partai bagi Bonie saat ini setahu saya dari Perindo. Tapi, ada juga PDIP dan Golkar yang sama-sama masih dalam tahap konsolidasi," ujarnya.

Menurut dia, sejak awal Golkar memang mengupayakan ada kadernya bisa ikut dalam kontestasi Pilkada Kota Madiun 2024.

Sehingga, komunikasi dengan partai politik (parpol) maupun bakal calon mana pun terus digalang hingga saat ini. Dan, yang memungkinkan salah satunya menduetkan Bonie-Bagus Rizki (Bonus).

"Tapi, yang perlu dipahami sampai saat ini Golkar masih berproses. Namun, dengan adanya perkembangan dinamika politik, kami juga sudah melakukan komunikasi ke bakal calon lain dalam hal ini Bonie. Alhamdulillah, hasilnya sudah ada ke arah yang positif," ungkap pria berlatar belakang pengacara tersebut.

Terkait posisi Golkar yang saat ini terhitung dalam sebelas parpol pendukung bakal calon wali kota (bacawali) Maidi, Sukri mengatakan hal itu masih sebatas dukungan.

Pihaknya belum tentu menjadi partai pengusung. Karena sampai saat ini untuk penentuan rekomendasi pasangan calon (paslon) dari Golkar masih dalam proses survei.

"Tingkat elektabllitas dan popularitas yang tinggi itu bukan menjadi suatu jaminan bagi bakal calon bisa memenangkan kontestasi pilkada. Namun, yang menjadi penentunya adalah bagaimana menjalankan strategi politik pemenangan saat pemilihan," jelasnya.

Diakuinya, komunikasi secara intens memang digalang Golkar dengan pihak keluarga Bonie setelah PSI dan Gerindra mengeluarkan rekomendasi sepaket antara Maidi-F Bagus Panuntun (Mapan).

Dengan harapan, agar Bonie berkenan ikut pilwakot. "Kami berbicara banyak terkait kesiapannya beliau (Bonie Laksmana, Red). Dan, hal ini secara rutin progresnya kami sampaikan ke DPD Jatim dan DPP," terang Sukri. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#bonie #pilkada #Bagus #kota madiun #pilwakot #Golkar