KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2024/2025 segera tiba. Para peserta didik baru bakal mengenakan seragam anyar milik masing-masing.
''Ada anggaran hampir Rp 3 miliar untuk seragam jenjang SD dan SMP,'' kata Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi, Minggu (14/7).
Hariyadi menuturkan, anggaran seragam sekolah itu diperuntukkan bagi siswa kelas I SD dan SMP. Fasilitas dari pemkot itu berupa kain seragam dan ongkos jahit.
Kain yang diberikan untuk seragam merah-putih dan pramuka untuk SD. Sementara SMP, biru-putih dan pramuka. "Ongkos jahit Rp 300 ribu per anak," ucap Hariyadi.
Seragam sekolah tak cuma dua jenis. Soal itu, Hariyadi mengatakan bahwa jenis seragam yang lain diserahkan ke orang tua masing-masing.
''Kalau mampu, silakan membeli (seragam selain merah-putih maupun biru-putih dan pramuka, Red) di koperasi sekolah. Kalau tidak, bisa memakai seragam universal,'' ungkapnya.
Diketahui, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) akan dimulai per Senin (15/7). ''MPLS akan dilaksanakan di sekolah masing-masing,'' pungkasnya. (mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto