Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Masuk Musim Kemarau, Pj Wali Kota Madiun Ingatkan Petani Bijak Pakai Air

Erlita H • Minggu, 21 Juli 2024 | 19:45 WIB
PERTANIAN: Puluhan hektare lahan padi di Kelurahan Sogaten, Manguharjo. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
PERTANIAN: Puluhan hektare lahan padi di Kelurahan Sogaten, Manguharjo. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kemarau telah tiba. Kekeringan jadi ancaman. Tak terkecuali untuk pertanian. Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto mengingatkan untuk berhati-hati dan bijak menggunakan air. ‘’Air tanah diambil terus-terusan, ada potensi kehabisan,’’ kata Eddy, Minggu (21/7/2024).

Mayoritas irigasi di kota ini menggunakan pompa sibel. Eddy menuturkan, petani bisa memanfaatkan Bengawan Madiun jika benar-benar kekeringan. ‘’Kalau (air tanah, Red) masih aman, bisa pakai sibel dengan tetap harus bijak menggunakannya,’’ ujarnya.

Terkait potensi kekeringan, Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto mengklaim pihaknya telah melakukan antisipasi. Kebutuhan pompa sibel untuk pertanian didata. ‘’Hasil pendataan, kebutuhan 200 unit. Yang sudah terpasang 120  pompa sibel,’’ ungkap Totok.

Jamaknya, petani akan memilih jenis tanaman yang tak banyak butuh air saat kemarau. Seperti palawija. Disinggung soal itu, Totok menuturkan DKPP tidak memaksa petani untuk menanam apa. "Diharapkan tetap bijak, selama itu bisa di padi,’’ ucapnya. (mg1/den)

Editor : Hengky Ristanto
#Pj Wali Kota Madiun #kemarau #kota madiun #pertanian #DKPP