KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Membeludaknya gelaran car free night (CFN) pada akhir pekan lalu (27/7) berimbas pada peningkatan produksi sampah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun mencatat saat malam bebas kendaraan di Jalan Pahlawan itu menghasilkan sampah sekitar tiga ton.
‘’Tidak banyak sebenarnya itu. Karena sebagian pedagang datang ketika sudah malam,’’ kata Kabid Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Madiun Afandi, Senin (29/7).
Dia membeberkan, rata-rata sampah yang dihasilkan pada saat CFN itu berupa sampah plastik dari bungkus makanan.
Sebanyak 19 petugas dikerahkan untuk melakukan pembersihan sampah saat acara bubaran.
Para petugas menyisir seputar Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC).
Di samping itu, pihaknya juga menyediakan sebanyak 60 tempat sampah reguler dan 20 bak sampah temporer untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Afandi menyebut, puluhan tempat sampah itu disebar di berbagai titik.
‘’Sudah banyak sebenarnya tempat sampah. Bahkan, bentuknya juga dibuat estetik,’’ ujarnya.
Kendati demikian, dia mengaku kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya saat acara CFN masih rendah.
Begitu juga proses pemilahan jenis sampah belum optimal.
‘’Jadi, sementara ini yang memilah-milah sampah itu teman-teman DLH. Ketika masih layak pakai, sampah tersebut diolah atau dijual,’’ terang Afandi. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani