Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Didukung Perindo dan Golkar, Bonie Laksmana Pastikan Siap Maju sebagai Bacawali di Pilkada Kota Madiun

Anggiyan Bayu • Kamis, 1 Agustus 2024 | 15:00 WIB

 

DIDORONG MACUNG: Bonie Laksmana menemui massa yang mendatangi rumahnya di Jalan Salak kemarin (30/6). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
DIDORONG MACUNG: Bonie Laksmana menemui massa yang mendatangi rumahnya di Jalan Salak kemarin (30/6). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pinangan dari Partai Golkar dan Perindo sepertinya meluluhkan Bonie Laksmana. Dia bersedia untuk dicalonkan sebagai bakal calon wali kota (bacawali). Hanya saja, pria 51 tahun itu masih akan menunggu kepastian soal surat rekomendasi dari kedua partai tersebut.

Rencananya, pembahasan antara Perindo-Golkar dengan dirinya bakal dilakukan dalam waktu dekat. ‘’Kepastian tunggu weekend (akhir pekan) ini. Saya masih menunggu kepastian itu. Seandainya itu (Surat Keputusan) betul, saya siap maju,’’ ujar Bonie kemarin (31/7).

Sebelumnya, dia sempat mendapatkan informasi bahwa Golkar telah mengeluarkan surat keputusan (SK) yang berisi tentang penetapan pasangan calon (paslon) Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan untuk Pilkada Kota Madiun.

Setelah itu disusuli dengan usulan dukungan dari Perindo dalam musyawarah kerja nasional (mukernas). Berangkat dari dukungan kedua partai politik (parpol) tersebut, Bonie lantas bersedia untuk dicalonkan.

‘’Ini (dukungan parpol, Red) menurut saya luar biasa dan saya apresiasi parpol. Sehingga, menurut saya, jika itu benar terjadi, Insya Allah saya akan menerima permintaan parpol menjadi bakal calon wali kota pilkada tahun ini,’’ kata putra sulung mantan Wali Kota Madiun Bambang Irianto tersebut.

Semula dirinya memang tak berhasrat untuk kembali ke dunia politik. Termasuk ikut berkontestasi dalam pilkada. Bahkan, dirinya tidak mengikuti proses penjaringan calon di partai mana pun. Hingga akhirnya, dia didorong dan mendapatkan dukungan dari masyarakat pada akhir Juni lalu.

Dari rentetan kejadian itu, Bonie coba menimbang-nimbang. Termasuk meminta petunjuk dari Sang Pencipta sekaligus restu keluarga dan kedua orang tuanya.

‘’Saya sampaikan sebelumnya untuk terlebih dahulu melakukan proses Hablum Minallah dan Hablum Minannas. Kemudian saya sampaikan ini tentu sudah melalui proses itu semua. Karena tidak mudah untuk memutuskan ini,’’ ujarnya.

Dia mengaku sudah yakin dengan keputusannya saat ini. ‘’Bukan saya tidak konsisten. Waktu itu saya mengatakan yang sebenar-benarnya tanpa setting-an,’’ katanya.

‘’Biasanya seseorang kalau ingin maju pilkada tentu akan mencalonkan diri ke parpol untuk daftar bakal calon. Saya tidak melakukan proses itu. Ini benar-benar terjadi secara alamiah,’’ ungkap mantan Sekretaris DPD Demokrat Jatim tersebut.

Bonie kembali menggarisbawahi bahwa dukungan dari masyarakat dan parpol tersebut yang menjadi pertimbangannya untuk mau dicalonkan. Malah sempat terbesit dalam pikiran apa yang menjadi motif masyarakat akhirnya mendukungnya.

Baca Juga: Bonus Wani Tarung Mapan, Golkar Pastikan Bakal Usung Bonie Laksmana-Bagus Rizki di Pilkada Kota Madiun 2024

‘’Jadi, sepertinya saya tidak bisa menolak lagi. Mudah-mudahan benar-benar menjadi ridho untuk maju menjadi kandidat dalam pilkada,’’ ucapnya.

Di samping itu, Bonie menyatakan tidak pilih-pilih siapa bacawawalinya. Yang penting, dia ingin calon pendampingnya wani tarung. ‘’Buat saya, pasangan siapa pun tidak masalah,’’ jelas Bonie.

Selain dari Perindo-Golkar, Bonie masih berharap ada tambahan dukungan dari parpol lain. Salah satunya PDIP. Sebab, makin banyak parpol yang mendukung dan mengusung tentu akan semakin baik.

‘’Saya jujur kalau saya tetap berharap PDIP masih sama. Saya manut-manut saja dan monggo-monggo saja. Yang jelas, sudah ada dua parpol jumlah kursi cukup untuk mencalonkan,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bonie #pilkada #perindo #kota madiun #Golkar