Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bonus Wani Adu Kuat Hadapi Koalisi Mapan di Pilkada Kota Madiun, Sarmuji Bilang Begini

Anggiyan Bayu • Selasa, 6 Agustus 2024 | 20:02 WIB
Ilustrasi Pilkada 2024 di Madiun Raya (RADAR MADIUN)
Ilustrasi Pilkada 2024 di Madiun Raya (RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peta persaingan pada pemilihan wali kota (pilwakot) Madiun mulai mengerucut menjadi dua poros.

Yakni, Maidi-F Bagus Panuntun (Mapan) yang sementara didukung oleh PSI, Gerindra dan Demokrat. Kemudian, Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan (Bonus) yang diusung Golkar.

Di luar partai-partai tersebut ada PKS dan Nasdem yang sudah mengeluarkan surat rekomendasi untuk Maidi.

Lalu, Perindo yang diperkirakan rekom sepaketnya untuk Bonus bakal keluar pekan ini.

Sedangkan, PKB dan PDIP belum mengeluarkan keputusan sama sekali. Meski demikian, terdengar isu PKB disinyalir akan merapakat ke Mapan, sementara PDIP bergabung dengan pasangan Bonus.

Ketua DPD Golkar Jatim Muhammad Sarmuji tak menampik adanya arah dukungan politik untuk pilkada Kota Madiun.

Dari semula Golkar yang sempat condong ke Maidi-Bagus Rizki berubah haluan mengusung Bonus.

Dukungan politik partai berlambang pohon beringin tersebut dibuktikkan dengan diserahkannya surat keputusan (SK) partai yang telah diteken oleh Ketum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus kepada Bonus, Minggu (4/8) lalu.

‘’Ya, karena itu bagian dari promosi kader kita. Karena Mas Bagus Rizki adalah kader DPD Golkar yang memang ingin memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Kota Madiun. Ya, tentu partai memfasilitasi dia untuk bisa running dalam pilkada 2024,’’ terangnya kemarin (5/8).

Selanjutnya, dia berharap mereka berjuang keras dalam menarik simpati dan menggalang dukungan dari masyarakat.

Mengingat bakal calon lawan Bonus merupakan petahana.

‘’Andaikan nanti takdir menentukan keduanya menjadi wali kota dan wakil wali kota, kami berharap mereka memberikan yang terbaik untuk memajukan daerah sekaligus mensejahterakan rakyat,’’ harap Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.

Diakuinya butuh effort untuk mendongkel incumbent. Kendati demikian, Sarmuji menyatakan sudah punya strategi pemenangan.

Namun, strategi apa yang dimaksud itu hanya untuk konsumsi internal.

‘’Strategi (pemenangan) tentu pasti ada. Tapi, tidak perlu kami sampaikan ke publik bagaimana strateginya. Intinya, kota (Madiun) dengan pemilih yang tidak terlalu banyak ini bisa dikelola. Yang penting memiliki jaringan kuat,’’ ungkap Sarmuji.

Terpisah, Bonie Laksmana makin mantab untuk comeback setelah dicalonkan sekaligus mendapatkan dukungan dari Golkar.

Padahal, sebelumnya dia tidak pernah mengikuti proses penjaringan calon di partai mana pun.

‘’Bahkan, Pak Sarmuji bilang kalau Kota Madiun ini tidak pernah ketemu, cuman sekali telepon langsung jadi,’’ katanya.

Bonie mengaku sempat kaget mendengar penjelasan Sarmuji saat proses penyerahan SK dari DPP Golkar untuk Pilkada Kota Madiun.

‘’Saya menilai luar biasa ini Golkar. Sebagai partai besar, Golkar mempunyai mekanisme tersendiri untuk menentukan bakal calon kepala daerahnya,’’ ujar mantan Sekretaris DPD Demokrat Jatim tersebut.

Berdasarkan dari persoalan tersebut, menurut Bonie, suatu hal yang sempat dirasa tidak mungkin ternyata bisa menjadi kenyataan.

Padahal, runtutan perkara ini berawal dari desakan dan keinginan masyarakat kepadanya untuk macung sebagai bacawali.

‘’Dari sini, paradigma saya yang semula nggak ingin maju terjadi pegeseran. Hingga akhirnya, saya memutuskan mantab untuk maju,’’ ungkapnya.

Bonie menyatakan pemberian SK dari Golkar tanpa mahar.

Dia juga menegaskan kepada Perindo untuk tidak meminta mahar kepada dirinya.

Apabila itu terjadi tentu dorongan kepadanya untuk macung bukan lagi didasari atas keridhoan. ‘’Saya nggak mau kalau ada mahar. Kalau ada mahar cari saja calon yang lain,’’ tegasnya.

Penegasan serupa juga sempat disampaikan Bonie kepada Anton Kusumo, Ketua DPC PDIP Kota Madiun.

Gayung bersambut ternyata partai berlambang banteng moncong putih itu berani menjamin tidak ada pengenaan mahar asalkan Bonie mau maju.

‘’Dengan adanya (dukungan) dari dua partai ini (Perindo-Golkar) dan menyusul kemudian Insya Allah, PDIP, saya berpikir apakah saatnya maju kontestasi pilkada,’’ katanya.

Terkait penentuan bacawawali sebelumnya, Bonie mengaku sempat bingung.

Karena dari PDIP mengusulkan Inda Raya Ayu Miko Saputri dan Golkar menyodorkan nama Bagus Rizki Dinarwan.

‘’Saya sudah sampaikan kepada keduanya. Saya nggak mungkin memilih. Karena menurut saya, keduanya sama-sama baik, bagus dan layak semua menjadi bacawawali. Jadi, saya tidak punya kemampuan untuk memilih,’’ bebernya.

Agar tidak menimbulkan persepsi buruk, akhirnya Perindo, PDIP dan Golkar bersepakat mana yang mengeluarkan surat rekomendasi terlebih dahulu bakal menjadi bacawawali.

Dan, hasilnya ternyata Golkar lebih dulu mengeluarkan SK pasangan calon (paslon).

‘’Sehingga, harus konsekuen dan komitmen agar pihak-pihak yang sebelumnya bersepakat untuk menjaga ini. Agar sama-sama enak semua,’’ jelas Bonie.

Saat ini, dirinya mantab untuk running pilkada. Bonie memastikan bakal berjuang keras.

Terkait bagaimana nanti hasilnya, dia menyerahkan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan ketika coblosan nanti.

‘’Apapun hasilnya nanti saya akan menerima dengan baik. Yang jelas, saya sudah berusaha tidak mengecewakan elemen masyarakat dan parpol yang meminta saya. Dan, saya berjanji akan all out,’’ pungkasnya. (mg1/her)

Adu Kuat Mapan dan Bonus

Koalisi Mapan

Gerindra: 10.449 suara

Nasdem: 7.081 suara

PKS: 11.422 suara

PSI: 12.350 suara

Demokrat: 12.570 suara

Plus partai nonparlemen meliputi:

PAN: 3.590 suara

PPP: 1.631 suara

Gelora: 330 suara

Jumlah: 59.423 suara

Koalisi Bonus

Golkar: 14.893 suara

Perindo: 15.494 suara

Jumlah: 30.387 suara

Belum Keluarkan Rekom

PKB: 14.082 suara

PDIP: 13.253 suara

Nonparlemen belum bersikap

PKN: 241 suara

Hanura: 64 suara

PBB: 57 suara

Ummat: 189 suara

Buruh: 190 suara

Editor : Mizan Ahsani
#bonie #pilkada #Maidi #kota madiun #bagus panuntun #2024