KOTA MAADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Bagi politisi, tentu sudah tidak asing dengan istilah "Tidak ada lawan abadi dalam politik".
Dinamika politik yang terkenal dinamis, tak jarang sering membuat peta persaingan dan dukungan berubah-ubah. Termasuk saat pelaksanaan pilkada serentak.
Seperti yang terlihat di Kota Madiun. Peta politik saat ini jelas ada perbedaan dibanding pilkada tahun2018 lalu.
Harryadin Mahardika yang dulunya merupakan pesaing Maidi di Pilwakot Madiun 2018 lalu, kini beralih mendukung mantan rival politiknya tersebut pada pilkada 2024.
Bahkan, Mahardika menyatakan kesiapannya untuk masuk dalam tim kampanye pemenangan pasangan Maidi-F Bagus Panuntun (Mapan).
"Setelah diskusi, saya memutuskan untuk mendukung Pak Maidi dan Mas Bagus Panuntun per hari ini (kemarin, Red),’’ ujarnya kemarin (8/8).
Keputusan mendukung Mapan itu telah dipertimbangkan secara matang olehnya. Dengan alasan, visi-misi pencalonan Maidi selaras dengan aspirasinya.
"Memang tadinya saya masih netral. Kemudian, diskusi berlanjut rencana ke depan dan apa yang beliau (Maidi, Red) ingin saya bantu untuk misal menang pilkada. Jadi, setelah saya pertimbangkan saya memutuskan mendukung dan membantu Mapan,’’ bebernya.
Kendati dulunya merupakan rival politik, Mahardika mengaku memiliki hubungan baik dengan Maidi. Begitu juga dengan Bonie Laksmana yang bakal menjadi lawan Maidi.
"Bagi saya rival itu hanya pada saat kontestasi. Di luar itu semua saudara. Tidak hanya Pak Maidi, tapi semua. Baik Inda Raya, Bonie Laksmana dan Bagus Rizki Dinarwan,’’ katanya.
Editor : Budhi Prasetya