KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Angka kemiskinan ekstrem coba ditekan dengan bantuan langsung tunai (BLT).
Senin (12/8) di kota ini, sejumlah duit pemerintah dengan berbagai nama disalurkan ke masyarakat.
’’Bantuan berupa uang, sehingga masyarakat yang membutuhkan dan lansia itu tercukupi untuk kebutuhan pokoknya setiap hari,’’ kata Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto.
Catatan dinas sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos PPPA) setempat, total ada 1.313 penerima BLT.
Masing-masing dari mereka mendapat Rp 200 ribu per tiga bulan sekali.
Kemudian, BLT DBHCHT 1.491 keluarga penerima manfaat (KPM) dibagikan Rp 200 ribu per tiga bulan.
Kemudian, 800 penerima bantuan beban biaya minimal penggunaan air bersih dalam satu bulan.
Serta bantuan untuk 200 lansia non-potensial, per orang Rp 8 juta per tahun.
’’Penyalurannya setiap tiga bulan sekali, mungkin ada yang meninggal dan sebagainya bisa dialihkan ke yang lain,’’ ungkap Kepala Dinsos PPPA Kota Madiun Heri Suwartono. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani