KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kesan kumuh Pasar Pancasila dipastikan hilang. Itu menyusul revitalisasi pasar tradisional di Jalan Mayjend Sungkono itu tahun ini. Terkini, progres pembangunannya nyaris seperempat pekerjaan selesai.
‘’Masuk pekan kedelapan sudah 23 persen,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorin, Minggu (8/9).
Menurut Hesti, pekerjaan Pasar Pancasila mengalami progres percepatan. Yakni, 0,47 persen lebih cepat dari target rencana di angka 22,82 persen. ‘’Target November bisa selesai,’’ yakinnya.
Pembangunan meliputi pekerjaan beton, pekerjaan atap, pekerjaan pondasi, pekerjaan plesteran, pekerjaan pasangan, dan pekerjaan mekanikal elektrikal. Bangunan utama pasar mengusung konsep modern.
Rencananya, dibangun 20 kios baru. Kemudian, dibangun dua tenant retail serta kawasan plaza. Pun, dilengkapi area parkir yang mampu menampung 30 unit motor dan delapan unit mobil. ‘’Total nanti ada 30 kios, 10 kios sudah dibangun tahun lalu,’’ ungkapnya.
Revitalisasi menyedot anggaran sekitar Rp 1,7 miliar APBD 2024. Agenda infrastruktur ini linier dengan penataan kawasan saluran Pancasila.
Kelak, area tersebut dijadikan pusat ekonomi baru di kota ini. ‘’Seperti halnya pembangunan Sumber Wangi-Sumber Umis menjadi pusat wisata dan ekonomi,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto