Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kejari Kota Madiun Sambangi Pabrik Material Jembatan Patihan di Bekasi, Ada Apa?

Anggiyan Bayu • Kamis, 19 September 2024 | 19:00 WIB

 

TINJAU: Tim pengamanan pembangunan strategis (PPS) Kejari Kota Madiun, inspektorat, serta DPUPR, mendatangi pabrik penyedia material Jembatan Patihan di Bekasi. (DPUPR)
TINJAU: Tim pengamanan pembangunan strategis (PPS) Kejari Kota Madiun, inspektorat, serta DPUPR, mendatangi pabrik penyedia material Jembatan Patihan di Bekasi. (DPUPR)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bakal material dan komponen Jembatan Patihan dicek.

Rabu (18/9), Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejari Kota Madiun, inspektorat, serta DPUPR, mendatangi pabrik penyedia material di Kabupaten Bekasi.

Kasubsi Ekonomi Keuangan dan PPS Kejari Kota Madiun Asep Maulana mengatakan, pengecekan langsung untuk mengetahui kendala. Serta, memastikan pekerjaan.

‘’Khususnya fabrikasi, bisa segera selesai dan dikirim ke Kota Madiun,’’ ungkapnya.

Asep menilai material dan komponen fabrikasi jembatan siap dikerjakan. Artinya, progres pekerjaannya dapat segera dikebut agar tidak molor.

‘’Pihak vendor atau pabrik menyanggupi menyelesaikan pekerjaan pada 14 Oktober,’’ ujarnya.

Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun Agus Tri Sukamto menambahkan, kunjungannya ke pabrik guna memastikan ketersediaan dan kesesuaian material serta komponen yang telah dipesan.

Selain itu, menanyakan jadwal pengiriman material fabrikasi jembatan.

Itu agar dapat disesuaikan dengan pekerjaan di lokasi.

Rencananya, awal Oktober fabrikasi dapat dikirim secara bertahap. ‘’Jadwal pengiriman sesuai saran dari konsultan pengawas,’’ ungkapnya.

Agus menjelaskan, panjang jembatan gantung kelak sepanjang 120 meter.

Perinciannya, dua beton pendekat masing-masing sepanjang 20 meter dan jembatan sepanjang 80 meter.

Kemudian, lebar jembatan sekitar 1,8 meter dengan beban maksimal 5 ton.

Nilai kontrak proyek jembatan gantung penghubung Kelurahan Patihan-Sogaten itu Rp 9,6 miliar.

Sesuai surat perintah mulai kerja (SPMK) 150 hari pekerjaan.

Mulai 16 Juli hingga 13 Desember. ‘’Insya Allah untuk fabrikasi jembatan bisa dikirim bertahap dalam waktu dekat,’’ ujarnya. (ggi/den)

Editor : Mizan Ahsani
#kejari #DPUPR #material #bekasi #pabrik #madiun #Jembatan Patihan