Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kasus DBD di Kota Madiun Tahun Ini Naik Empat Kali Lipat, Fogging Masif Dilakukan

Erlita H • Minggu, 13 Oktober 2024 | 22:15 WIB

 

BERANTAS NYAMUK DEWASA: Seorang petugas mem-fogging salah satu kawasan di Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
BERANTAS NYAMUK DEWASA: Seorang petugas mem-fogging salah satu kawasan di Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUNJawa Pos Radar Madiun – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Madiun meningkat signifikan. Itu merujuk catatan dinas kesehatan, pemberdayaan penduduk, dan keluarga berencana (dinkes PPKB) setempat. Kasus periode Januari-September 2024 nyaris empat kali lipat tahun lalu.

Data dinkes PPKB, ada 536 kasus DBD selama sembilan bulan tahun ini. Angka itu jauh lebih banyak ketimbang 2023 sejumlah 144 kasus.

Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani tidak menampik bahwa DBD tahun ini mengalami peningkatan kasus. ‘’Belum tahu penyebabnya karena memang belum ada penelitian sejauh ini,’’ kata Denik kemarin (12/10).

Diketahui, saat ini masuk awal musim penghujan. Upaya pencegahan perlu dilakukan. Yakni, menguras kamar mandi minimal seminggu sekali dan menutup tempat-tempat penampungan air.

"Nyamuk memanfaatkan barang bekas yang sifatnya plastik. Nanti saat musim hujan akan terisi air. Jadi tempat perindukan nyamuk," ujar Denik. ‘’Seluruh wilayah kota ini endemik (DBD,red),’’tambahnya.

Bagaimana kalau sudah terlanjur ditemukan kasus DBD di suatu kawasan? Dinkes PPKB bakal melakukan fogging sesuai aturan dan prosedur.

"Tempat-tempat perindukan nyamuk itu harus dibersihkan sehingga tidak ada lagi tempat kehidupan nyamuk baik di dalam maupun di luar rumah," pungkasnya. (err/den)

Editor : Hengky Ristanto
#dinkes #kota madiun #fogging #dbd