KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program politis masing-masing pasangan cawali-cawawali belum tentu bisa masuk dalam APBD 2025.
Selain rancangan APBD tahun depan saat ini sedang dalam masa pembahasan, siapa cawali terpilih belum bisa dipastikan.
Namun demikian, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) memastikan bahwa visi-misi calon diakomodir dalam rancangan APBD 2025.
’’Kami menyusun perencanaan itu kan ada rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) dan ada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Ketika itu sudah ditetapkan, itu yang jadi acuan,’’ kata Ketua TAPD Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Rabu (24/10).
Sebelumnya, pemkot telah menyerahkan dokumen rancangan teknokratik RPJMD 2025–2029 ke KPU pada 31 Juli lalu sebagai dasar penyusunan visi, misi, serta program masing-masing calon.
Dalam rancangan teknokraitk RPJMD tersebut, juga memuat potensi dan kajian kemampuan keuangan daerah.
Termasuk berbagai strategi dalam mencari sumber-sumber pembiayaan. Baik itu pendapatan asli daerah (PAD) maupun dana transfer dan lainnya.
’’Jadi, pasti nyantol antara visi, misi, serta program cawali terpilih nanti. Apalagi, bisa kita dengar dan lihat visi, misi, serta program yang disampaikan sesuai rencana pemerintah daerah,’’ jelas Soeko yang juga merupakan sekda itu.
Pada rancangan teknokratik RPJMD tersebut juga menjabarkan sederet isu penting.
Di antaranya, stunting, kemiskinan, inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi.
Nah, dalam visi-misi masing-masing cawali juga telah menyertakan upaya pengentasan masalah sosial dan ekonomi tersebut.
Dengan begitu, menurut Soeko, tergambar jelas permasalahan, arah kebijakan, dan target capaian untuk lima tahun ke depan.
’’Termasuk nanti ada program pemerintah pusat yang salah satunya program makan siang bergizi dalam 100 hari kerja presiden,’’ ungkap mantan kepala disperkim itu.
Kendati demikian, dirinya tak menampik bahwa dalam RPJMD itu ada teknokratik, politis, dan elemen bottom-up.
Dari sisi politis, menunggu cawali dan cawawali terpilih. Maka, langkah awal disusun RPJMD teknokratik. ’’Rancangan RPJMD teknokratik masih relevan untuk dijadikan dasar bagi bakal calon menyusun visi, misi, serta program,’’ tandasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani