Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kawasan Kali Gempol Kota Madiun Ditata Bertahap, Tahun Depan Pemkot Siapkan Rp 1,4 Miliar

Anggiyan Bayu • Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:00 WIB
INFRASTRUKTUR: Program peningkatan kualitas permukiman kumuh di kawasan Kali Gempol bakal dilanjutkan kembali tahun depan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
INFRASTRUKTUR: Program peningkatan kualitas permukiman kumuh di kawasan Kali Gempol bakal dilanjutkan kembali tahun depan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penataan permukiman kumuh Kali Gempol ternyata tak berhenti pada tahun ini saja.

Pemkot Madiun kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar untuk menggarap kawasan tersebut tahun depan.

’’Tahun ini pekerjaan segmen I. Sedangkan tahun depan pekerjaan segmen II. Anggarannya bersumber dari DAK (dana alokasi khusus),’’ kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir, Rabu (30/10).

Adapun program tahun depan fokus pada peremajaan kawasan permukiman seluas 16 hektare tersebut.

Meliputi belanja barang Rp 59 juta; belanja jasa Rp 581 juta; belanja pemeliharaan Rp 350 juta; belanja perjalanan dinas Rp 15 juta; dan belanja modal Rp 406 juta.

’’Tahun depan seputar rehabilitasi rumah dan penataan lingkungan jalan,’’ ujarnya.

Sebagaimana diketahui, penataan kawasan kumuh Kali Gempol merupakan bagian dari program DAK PPKT yang mencakup bidang air minum, bidang sanitasi, bidang perumahan dan permukiman, tata ruang serta bidang lainnya.

’’Program integrasi tidak hanya dikerjakan Disperkim. Tapi, juga melibatkan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang serta dinas lingkungan hidup. Masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) punya anggaran tersendiri,’’ ungkap Jemakir.

Pihaknya mengklaim progres pekerjaan segmen I penataan kawasan kumuh Kali telah menyentuh 50–60 persen.

Rencananya proyek tersebut dijadwalkan selesai bulan depan.

’’Insya Allah selesai tepat waktu. Sebagian pekerjaan sudah hampir selesai,’’ ucap mantan Lurah Nambangan Lor itu.

Pada segmen I, lanjut Jemakir, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp 12,5 miliar. Meliputi pembangunan baru 47 unit rumah dengan anggaran Rp 2,3 miliar.

Kemudian, peningkatan kualitas 65 unit rumah (Rp 1,3 miliar), jalan dan drainase lingkungan (Rp 5,5 miliar), pembangunan IPAL skala permukiman 150 sambungan rumah (Rp 1,5 miliar).

Selain itu, juga dilengkapi dengan pembangunan tempat pengelolaan sampah 3R (Rp 665 juta) dan jaringan distribusi serta sambungan rumah (Rp 915 juta).

’’Kurang lebih ada sekitar 112 rumah terdampak. Untuk pembangunan baru, masing-masing rumah menerima jatah bantuan Rp 50 juta. Sedangkan peningkatan kualitas rumah menerima bantuan sebesar Rp 20 juta per rumah. Prosesnya swakelola,’’ terang Jemakir. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#anggaran #kali gempol #madiun #Penataan #kawasan