KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah permasalahan hukum masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun.
Termasuk dari warga yang sekadar konsultasi.
Perihal tanah mendominasi.
‘’Banyak masyarakat sekitar dalam bulan ini bertanya informasi tentang masalah tanah,’’ kata Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Dicky Andi Firmansyah, Rabu (30/10).
Pernyataan tentang banyaknya masyarakat mencari informasi tentang tanah di kejari itu mengapung bersamaan salah satu program baru.
Prinsipnya, program itu merupakan layanan hukum bagi masyarakat di lokasi umum.
‘’Program akan dilaksanakan dua minggu sekali,’’ ujarnya.
Sebenarnya, ada target untuk mengurangi permasalahan hukum.
Namun karena masyarakat selalu berkembang, masalah pasti ada.
‘’Diharapkan tingkat kejahatan di Kota Madiun menurun,’’ pungkasnya. (err/den)
Editor : Mizan Ahsani