Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dampak Hujan Angin di Kota Madiun: Sembilan Rumah-Bangunan Rusak, Puluhan Pohon Tumbang

Anggiyan Bayu • Sabtu, 2 November 2024 | 12:30 WIB
TUMBANG: Puluhan pohon tumbang di Kota Madiun saat hujan angin, Kamis (31/10) lalu. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
TUMBANG: Puluhan pohon tumbang di Kota Madiun saat hujan angin, Kamis (31/10) lalu. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun mencatat puluhan titik terdampak hujan angin pada Kamis (31/10) sore lalu.

Hal itu diketahui berdasarkan rekapitulasi data petugas di lapangan saat proses evakuasi dan penananganan pascabencana, Jumat (1/11).

’’Kamis sore memang ada angin kencang. Ketika kejadian banyak laporan masuk dan langsung kami tangani. Tapi, memang sebagian belum tertangani hingga selesai,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Sumanto.

Dampak paling parah hujan angin tersebut terjadi di Jalan Sedoro, Gang I, Kelurahan Banjarejo, Taman.

Tiga rumah warga tertimpa pohon asem setinggi 30 meter dengan diameter 4 meter.

Akibat insiden tersebut, Tarko, salah seorang pemilik rumah, mengalami luka-luka hingga dibawa ke rumah sakit.

’’Kondisi kerusakan rumah lumayan berat. Mungkin hari ini (kemarin, Red) belum selesai,’’ ungkapnya.

Sumanto mengatakan, ukuran pohon besar yang menimpa tiga rumah cukup menyulitkan petugas dalam melakukan evakuasi. Menurut dia, evakuasi pohon tak cukup dilakukan hanya satu hari.

’’Soalnya, personel yang ada juga kami bagi di lokasi bencana lain,’’ terangnya.

Berdasarkan catatannya, Kecamatan Taman menjadi wilayah dengan titik lokasi pohon tumbang paling banyak.

Dilaporkan ada 16 titik pohon tumbang.

Kemudian, wilayah Kecamatan Kartoharjo sebanyak delapan titik dan wilayah Manguharjo sekitar empat titik.

Sedangkan kerusakan rumah atau bangunan paling banyak terjadi di Kecamatan Taman dengan jumlah lima titik.

Sementara di Kartoharjo dan Manguharjo masing-masing terdapat dua titik lokasi.

’’Untuk warga yang menjadi korban rumah rusak telah kami evakuasi. Sementara mereka mengungsi di rumah kerabat atau keluarga sambil menunggu evakuasi rumah atau bangunan selesai,’’ ujar Sumanto.

Dia menambahkan, BPBD bakal siaga untuk beberapa hari ke depan. Mengingat potensi cuaca esktrem serta tak menentu.

Di samping itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus waspada.

’’Jika ada pohon yang berisiko roboh bisa menghubungi petugas atau sekadar dipangkas secara mandiri,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#pohon tumbang #kota madiun #hujan #rumah #rusak #angin