KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Madiun beberapa hari terakhir menjadi perhatian pemkot setempat.
Khususnya terkait potensi pohon tumbang.
‘’Memang sebelumnya ada pohon yang sempat kami survei sebenarnya kuat, tapi ketika angin kencang roboh,’’ kata Kabid Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Andi Anto, Selasa (5/11).
Andi mengungkapkan, pihaknya telah menginventarisasi titik-titik rawan pohon tumbang dengan risiko tinggi.
Yakni, di Ring Road Barat dan Jalan DI Panjaitan.
Menurut dia, dua jalan tersebut terdapat pohon-pohon ukuran besar dan volume lalu lintas tinggi.
‘’Dua jalur tersebut bisa dikatakan jalur cepat. Untuk di Jalan DI Panjaitan mulai dari depan kantor RRI Madiun hingga simpang empat Jalan Serayu,’’ ujarnya.
Disperkim menerjunkan tiga tim khusus pencegahan dan penanganan pohon tumbang.
Meliputi tim pemangkasan rutin di fasilitas umum, tim pelayanan laporan masyarakat, dan tim siaga.
‘’Kebanyakan pohon tumbang terjadi di wilayah permukiman, di lahan pribadi masyarakat. Kami imbau masyarakat yang menjumpai pohon rawan tumbang untuk lapor,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani