KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kinerja Pemkot Madiun dalam pengelolaan jalan dipelototi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Tim Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR turun gunung meninjau tata laksana serta kemantapan jalan di kota ini kemarin (12/11).
Hasilnya, sekitar 97 persen jalan di kota ini dalam kondisi mantap.
‘’Kota Madiun masuk kandidat penilaian kinerja pemerintah daerah oleh Kementerian PUPR,’’ kata Ketua Tim Pembinaan Teknis Jalan Daerah dan Tata Laksana Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Evrellisia Rahayu.
Ayu, sapaannya, menyebutkan bahwa terdapat 514 pemerintah daerah (pemda) yang dinilai.
Meliputi, 24 pemerintah provinsi (pemprov), 406 pemerintah kabupaten (pemkab), dan 84 pemerintah kota (pemkot).
Dari jumlah tersebut, 18 pemda lolos tahap penilaian awal. Masing-masing kategori diambil enam daerah.
Nah, Kota Madiun menjadi salah satu dari enam kota se-Indonesia yang masuk penilaian lanjutan untuk diumumkan dalam peringatan Hari Jalan pada 20 November nanti.
Penilaian selanjutnya, Kota Madiun bersaing dengan Kota Probolinggo, Kota Bandar Lampung, Kota Medan, Kota Ternate, dan Kota Sorong.
‘’Ada beberapa poin penilaian. Selain kemantapan jalan, kami nilai ketersediaan alat, unit pekerjaan, tata laksana, rekayasa dan rambu lalu lintasnya,’’ ungkap Ayu.
Ayu menilai, Pemkot Madiun memiliki tata laksana pengelolaan jalan yang cukup baik. Keberadaan tim reaksi cepat (TRC), misalnya.
Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat memasang TRC untuk standby 24 jam melayani serta menindaklanjuti laporan kerusakan jalan.
‘’Kebetulan saya lama berkecimpung dalam bidang keselamatan jalan. Saya nggak menyangka Kota Madiun telah menerapkan rekayasa keselamatan jalan yang baik,’’ ujarnya.
Dukungan pemda diperlukan dalam mewujudkan penyediaan jalan yang aman dan nyaman. Seperti, penyediaan anggaran khusus pemeliharaan jalan.
Dengan campur tangan pemda, kebijakan serta program kebinamargaan presiden dapat terlaksana baik.
‘’Sejauh ini Kota Madiun cukup amazing, semua terimplementasi,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Lolos Penilaian Pertama
Pemprov
Bali
Jawa Barat
Kepulauan Bangka Belitung
Kalimantan Timur
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Pemkab
Kabupaten Musi Rawas
Kabupaten Padang Pariaman
Kabupaten Ciamis
Kabupaten Bandung
Kabupaten Sidenreng Rappang
Kabupaten Siau Tagulandang Biaro
Pemkot
Kota Madiun
Kota Probolinggo
Kota Bandar Lampung
Kota Medan
Kota Ternate
Kota Sorong
Editor : Mizan Ahsani