Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Madiun Kerahkan 275 Petugas Khusus di 27 November, Kumpulkan Data dari Seluruh TPS lalu Dikirim ke Rumdin

Erlita H • Jumat, 22 November 2024 | 01:00 WIB
Ilustrasi Pilkada 2024 (RADAR MADIUN)
Ilustrasi Pilkada 2024 (RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto memberikan pembekalan bagu petugas pengumpulan data pilkada tahun ini.

Permasalahan di tempat pemungutan suara (TPS) harus dimonitor.

"Petugas bertugas mendatangi dan merekam, kalau ada permasalahan  dikomunikasikan dengan desk pilkada," ujar Eddy, Rabu (20/11).

Eddy menekankan, pemkot cuma punya urusan memantau dan mitigasi masalah.

Bukan mencatat ataupun mendapat. ''Bagian hitung-hitungan, KPU,'' ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun Tjatoer Wahjoedianto menyampaikan, koordinator petugas pengumpulan data sudah dibagi berdasarkan kecamatan.

"Intinya merekam data, kemudian dibawa ke desk pilkada di rumah dinas wali kota," ucapnya.

Rekapan tidak dikonsumsi umum. Karena hasil perhitungan itu yang mengumumkan adalah KPU.

Sehingga pihaknya hanya mengumpulkan data kemudian disetor ke masing-masing koordinator.

Petugas pengumpulan data berjumlah 275 orang. Dengan rincian 271 orang di TPS reguler dan empat orang di TPS khusus.

Kewajiban petugas untuk merekam hasil C1.

Petugas tersebut dilengkapi oleh surat tugas dan kartu identitas pengenal agar bisa masuk lokasi TPS.

"Masing-masing TPS ada satu petugas pengumpulan data. Bekerja satu hari diberikan reward Rp 300 ribu per orang," ungkap Tjatoer. (err/den)

Editor : Mizan Ahsani
#petugas #TPS #data #madiun #wali kota #rumdin