KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kursi Wali Kota Madiun kembali mengarah pada Maidi, calon petahana yang unggul pada hasil pilkada versi real count internal timnya.
Pasangan calon (paslon) Maidi-F Bagus Panuntun (Madiun) mencatat perolehan suara sebesar 56,04 persen.
Angka itu jauh melampaui paslon Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan (Bonus) dengan 39,23 persen.
Adapun Inda Raya Ayu Miko Saputri-Aldi Dwi Prastianto (Dadi) meraih 4,73 persen.
Dalam konferensi pers di Pondok Abi Bahrun, Nambangan Lor, Rabu malam (27/11), Maidi mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil pilkada ini.
Dia menyebut kemenangan ini sebagai cerminan kepercayaan masyarakat untuk melanjutkan keberhasilan dan kemajuan Kota Madiun.
"Terima kasih kepada masyarakat Kota Madiun yang telah memilih pemimpin sesuai harapan bersama," ungkap Maidi.
"Ini kemenangan masyarakat, dan amanah ini akan kami jawab dengan membawa Kota Madiun lebih maju dan sempurna lima tahun ke depan," sambungnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan pasca-Pilwalkot.
Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk pendukung paslon lainnya, untuk kembali bersatu memajukan Kota Madiun.
"Hilangkan perbedaan dan permusuhan. Musuh kita bukan antar-paslon, tetapi kemiskinan, pengangguran, kebodohan, narkoba, judi, dan korupsi. Itu kita lawan bersama," tegasnya.
Calon wakil wali kota, F Bagus Panuntun, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan masyarakat Kota Madiun.
Ia menekankan bahwa semua paslon memiliki niat baik untuk memajukan kota ini.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Jika selama proses kampanye ada hal yang menyakiti hati masyarakat atau paslon lain, kami mohon maaf," ujar Bagus.
Dia juga mengajak masyarakat dan paslon lain untuk aktif memberikan saran dan masukan demi kemajuan Kota Madiun.
"Semua paslon adalah putra-putri terbaik Kota Madiun. Mari kita bersama-sama bekerja untuk kota ini," imbuhnya. (her/naz)
Editor : Mizan Ahsani