KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ruas jalan di bawah pengelolaan Pemkot Madiun semakin mulus. Total, sekitar 97 persen ruas jalan di wilayah Kota Madiun dalam kondisi baik. ’’Tahun ini, ada pemeliharaan berkala dengan peningkatan kondisi baik sebesar 2 persen,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Agus Tri Sukamto.
Catatan DPPUR, terdapat 95 ruas jalan tersentuh pemeliharaan berkala. Terbagi dalam empat paket pekerjaan. Perinciannya, 25 ruas jalan di wilayah Kelurahan Klegen, Kelurahan Kejuron, dan Kelurahan Winongo. Kemudian, 22 ruas jalan di Kelurahan Manisrejo, Kelurahan Pandean, Kelurahan Sukosari, dan Kelurahan Oro-Oro Ombo.
Selanjutnya, 30 ruas jalan di Kelurahan Kanigoro, Kelurahan Kelun, Kelurahan Mojorejo, dan Kelurahan Banjarejo. Terakhir, 18 ruas jalan di Kelurahan Winongo, Kelurahan Ngegong, Kelurahan Nambangan Lor, dan Kelurahan Pangongangan.
Untuk memuluskan hampir seratus ruas jalan tersebut, pemkot menggelontorkan anggaran sekitar Rp 16 miliar tahun ini. Selain pemeliharaan berkala, juga ada pemeliharaan rutin. Setiap kecamatan dianggarkan sekitar Rp 1 miliar. ’’Pemeliharaan berkala sudah selesai sejak Juli lalu,’’ ungkap Agus.
Pemeliharaan rutin berlaku untuk perbaikan ruas jalan yang ditemukan rusak. Tim reaksi cepat (TRC) DPUPR rutin keliling melakukan inspeksi jalan. Jika ditemukan jalan rusak, maka dilakukan perbaikan. ’’Ini demi kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengguna jalan,’’ tuturnya.
Selain mengandalkan TRC, Agus menyebut DPUPR membuka layanan laporan bagi masyarakat melalui call center 112. Masyarakat dapat melapor seandainya menemukan jalan rusak untuk kemudian ditindaklanjuti petugas. ’’Kalau ada sekiranya butuh perbaikan langsung tangani,’’ ucapnya.
Dia menambahkan, kondisi jalan di Kota Madiun sempat dinilai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu. Itu lantaran Kota Madiun masuk nominasi enam kota dengan pengelolaan dan tata laksana jalan terbaik versi Kementerian PUPR.
’’Sejauh ini tidak ada evaluasi dari Kementerian PUPR. Hanya melengkapi beberapa syarat agar bisa menjadi yang terbaik dan diumumkan dalam peringatan Hari Jalan pada 20 Desember nanti,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto