KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kasmini, 54, warga Jalan Sri Sedono, Kelurahan Kanigoro, semringah.
Dia baru selesai memborong kebutuhan bahan pokok dalam pasar murah di kawasan lapak Kampir, Senin kemarin (9/12).
''Beli minyak goreng, gula, bawang merah, dan bawang putih, untuk keperluan warung," kata Kasmini.
Menurutnya, harga sangat terjangkau.
Bahkan, ada selisih Rp 1.000 dari yang biasa dibeli. Seperti gula, biasa Rp 16 ribu menjadi Rp 15 ribu.
"Tadi, saya tunggu-tunggu cabainya kok tidak ada," ujar Kasmini.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi membeberkan jadwal pasar murah.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 9-16 Desember di tiga kecamatan.
Adapun lokasinya tersebar di Lapangan Kanigoro, Lapangan Winongo, dan Kantor Kelurahan Kuncen.
Pasar murah ini melibatkan Bulog, perusahaan perdagangan Indonesia (PPI), dan minimarket.
''Ini menghadapi nataru yang cenderung permintaan tinggi,'' kata Ansar.
Ihwal komoditas yang dijual, Ansar mengklaim telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kecamatan.
Meliputi beras SPHP, beras premium, beragam minyak goreng, gula premium, telur, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, dan berbagai macam produk promo minimarket.
''Ini juga untuk menangani iflasi,'' pungkasnya. (err/den)
Editor : Mizan Ahsani