KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Madiun triwulan III atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 3,10 triliun lebih.
Salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar adalah jasa dan perdagangan sekitar 79,72 persen.
Sementara berdasarkan catatan BPS setempat, ekonomi Kota Madiun pada triwulan III tumbuh sebesar 5,19 persen secara year on year (yoy).
Sektor pertanian menjadi sumber utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tersebut.
Kepala BPS Kota Madiun Abdul Aziz mengatakan, kinerja pertumbuhan ekonomi pertanian itu ditopang dengan naiknya produksi tanaman pangan padi dan perternakan sapi serta kambing dalam sembilan bulan terakhir.
’’Pertumbuhan ekonomi pada sektor pertanian ini lebih disebabkan karena peningkatan pengolahan bahan produksi seperti beras dan berbagai macam inovasi lain,’’ terangnya, Senin kemarin (16/12).
Sementara PDRB berdasarkan atas dasar harga berlaku (ADHB), dipengaruhi perkembangan harga bahan produksi.
’’Maka dari itu, supaya bisa apple to apple bisa dilihat berdasarkan tahun dasar,’’ ungkap Aziz. (err/her)
NILAI PDRB ADHK
2022
Triwulan I 2022: Rp 2,73 triliun
Triwulan II 2022: Rp 2,73 triliun
Triwulan III 2022: Rp 2,77 triliun
Triwulan IV 2022: Rp 2,89 triliun
2023
Triwulan I 2023: Rp 2,89 triliun
Triwulan II 2023: Rp 2,91 triliun
Triwulan III 2023: Rp 2,95 triliun
Triwulan IV 2023: Rp 3,01 triliun
2024
Triwulan I 2024: Rp 3,06 triliun
Triwulan II 2024: Rp 3,08 triliun
Triwulan III 2024: Rp 3,10 triliun
Editor : Mizan Ahsani