Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pembangunan Molor, Proyek Jembatan Patihan Disorot dalam Rapat Evaluasi Pemkot Madiun

Anggiyan Bayu • Rabu, 18 Desember 2024 | 19:00 WIB
BERI SAMBUTAN: Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto dalam evaluasi pekerjaan konstruksi di Hotel Aston Madiun, 17 Desember 2024.
BERI SAMBUTAN: Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto dalam evaluasi pekerjaan konstruksi di Hotel Aston Madiun, 17 Desember 2024.

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana proyek tender tak terealisasi sepenuhnya. Hal itu terungkap dalam evaluasi pekerjaan konstruksi di Hotel Aston Madiun kemarin (17/12).

Pada agenda tersebut, pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Patihan-Kelurahan Sogaten alias Jembatan Patihan jadi sorotan.

Sebab, proyek berpredikat strategis itu belum rampung menjelang tutup tahun ini.

‘’Hampir semua sudah selesai. Masih ada satu proyek Jembatan Patihan,’’ kata Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto usai giat evaluasi pekerjaan konstruksi di Hotel Aston wilayah setempat.

Eddy tak menampik proyek Jembatan Patihan molor dari batas waktu pengerjaan sesuai kontrak.

Menurutnya, kendala teknis hingga tingkat kesulitan pekerjaan di musim penghujan yang tinggi menjadi penyebab.

Meski begitu, dia meminta rekanan penyedia jasa semaksimal mungkin menyelesaikan pekerjaan di sisa waktu.

‘’Kondisi cuaca sekarang hingga derasnya arus sungai memengaruhi pekerjaan. Tapi, mudah-mudahan akhir tahun ini selesai,’’ ujarnya.

Berdasarkan catatannya, terdapat beberapa rencana serta realisasi pekerjaan konstruksi di tahun ini.

Untuk tender, 44 rencana paket dengan realisasi 37 paket. Tujuh sisanya alias yang batal tender dialihkan e-katalog.

Kemudian, 136 paket pengadaan langsung yang seluruhnya terealisasi.

Baca Juga: Mantan Caleg di Kota Madiun Bongkar Paving dan Lapak UMKM yang Dia Bangun, Ini Alasannya

Lalu, e-katalog terealisasi 26 paket, plus pengalihan tender, dari rencana 19 paket.

Dia mengklaim bahwa semua dilaksanakan sesuai peraturan.

''Ke depan, saya minta bagian pengadaan barang dan jasa serta penyedia jasa melaksanakan sesuai ketentuan. Jangan main-main dengan anggaran,’’ tegas Eddy.

Meski telah dievaluasi, Eddy menyebut pengawasan belum sepenuhnya selesai. Dia berencana menggelar pengecekan langsung terhadap proyek-proyek yang telah digarap.

Terkhusus, proyek strategis. Itu untuk memastikan pekerjaan benar-benar selesai tanpa melanggar ketentuan. ‘’Nanti saya cek semua proyek. Kami sesuaikan waktu, kualitas, dan anggarannya,’’ pungkasnya. (ggi/den)

Proyek Konstruksi 2024

Paket Strategis

- 21 selesai

- 1 belum selesai 

Paket Tender

- 44 rencana

- 37 realisasi

Paket E-Katalog

- 19 rencana

- 26 realisasi 

Paket Penunjukan Langsung

- 136 rencana

- 136 realisasi

Editor : Mizan Ahsani
#proyek #pembangunan #kota madiun #tender #jembatan #patihan