BALI, Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun harus menerima kenyataan pahit di putaran pertama Liga Nusantara 2024/2025. Tim Laskar Wilis belum mencatatkan kemenangan. Imbang dua kali, sementara pertandingan lain keok. Kekalahan terakhir dialami PSM Madiun saat menghadapi Persiba Balikpapan dengan skor 4-1 pada Senin (30/12) lalu.
Head coach Edy Santoso langsung mempersiapkan tim untuk menghadapi putaran kedua dengan fokus latihan. "Anak-anak kami beri waktu libur untuk menyegarkan pikiran setelah putaran pertama yang berat. Mulai hari ini, kami kembali fokus latihan," ujar Edy via telepon kemarin (1/1).
Edy menuturkan, salah satu kelemahan PSM Madiun adalah kurang gol dari lini depan. Selama putaran pertama, semua gol diciptakan lini belakang. Karena itu, pelatih berpengalaman ini berkomitmen untuk memperkuat kemampuan pemain depan dalam mencetak gol dan meningkatkan skema serangan. "Kami terus evaluasi, terutama di sektor depan. Gol harus dari striker," jelas mantan pelatih Banyuwangi Putra itu.
Tim kini sudah berada di Pulau Dewata. PSM Madiun dijadwalkan bersua Persekabpas, Senin (6/1) mendatang, di Stadion Gelora Samudera, Badung, Bali. Edy optimistis timnya mampu mencatatkan kemenangan di laga pembuka putaran kedua ini.
"Kami ingin progres yang signifikan. Dalam laga sebelumnya sering kecolongan di menit-menit awal dan akhir. Itu akan menjadi perbaikan untuk laga berikutnya," pungkasnya. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto