KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Senyum mengembang di bibir Dirgantara Mandala Putra Rajawali.
Siswa kelas VI SDN 02 Nambangan Lor tersebut begitu semringah setelah mendapatkan program makan bergizi gratis (MBG) yang resmi bergulir kemarin (6/1).
MBG dinikmati Mandala bersama dengan 125 siswa lainnya.
Sebelumnya, mereka diminta oleh pihak sekolah untuk membawa perlengkapan makan seperti sendok dan garpu dari rumah.
Sementara makanannya disuplai dari dapur sehat yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Madiun.
’’Rasanya enak banget. Lauknya ada tempe dan ayam kecap. Kemudian, sayurnya buncis dan wortel, serta (potongan) buah semangka,’’ kata Mandala menjelaskan isi makanan dalam wadah stainless tersebut.
Dia mengaku tidak pilih-pilih soal makanan. Tapi, Mandala berharap ke depannya ada tambahan jenis makanan.
Sehingga, lebih bervariasi. ’’Masakannya enak,’’ ucap bocah berusia 12 tahun itu.
Kepala SDN 02 Nambangan Lor Surati menilai program MBG sangat bagus.
Karena tujuannya untuk membantu tumbuh kembang anak.
’’Program ini sangat baik sekaligus dapat membantu orang tua juga,’’ jelasnya.
Sebelum ini, kata Surati, sekolahnya pernah disasar uji coba MBG pada 14 Desember 2024. Sehingga, siswanya sudah terbiasa.
’’Kami berharap program MBG ini dapat berlanjut. Mudah-mudahan, tidak hanya hari ini saja tetapi bisa berhasil dan bermanfaat untuk semua,’’ katanya.
Adapun proses pendistribusian makanan di SDN 02 Nambangan Lor dilakukan dalam dua tahap.
Seperti kelas I, II dan III dikirim sekitar pukul 07.00–08.00 dari dapur sehat.
Sedangkan kelas IV, V dan VI didistribusikan antara pukul 09.00–10.00.
Terpisah, Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun Harisun mengaku pihaknya menjadi penyedia MBG untuk kebutuhan beras, gula dan minyak goreng (migor).
’’Sejak dari awal, kami sudah berkoordinasi dengan SPPG dan pemerintah daerah kalau Bulog siap mendukung seluruh komoditas yang dibutuhkan untuk MBG,’’ terangnya.
Pada hari perdana pelaksanaan program MBG kemarin, pihaknya menyediakan 1 ton beras, 300 liter migor dan beberapa kilogram gula untuk kebutuhan lima hari ke depan bagi 3.025 pelajar.
Siswa yang menjadi sasaran program itu berada pada radius 2 kilometer dari dapur sehat.
’’Untuk dropping (bahan logistik) tergantung kebutuhan dari SPPG. Sehingga, berapa pun yang diminta akan kami siapkan,’’ jelas Harisun. (err/her)
Penerima Program Makan Bergizi Gratis
TK Pembina: 112 siswa
TK Masyitoh: 141 siswa
TK Gajah Mada: 12 siswa
TK Kuntum Mekar: 36 siswa
TK Kartika: 52 siswa
KB Kartika: 11 siswa
TK Islamiyah: 152 siswa
SDN 02 Nambangan Kidul: 133 siswa
SDN 02 Nambangan Lor: 125 siswa
MI Islamiyah 01: 440 siswa
MI Islamiyah 02: 462 siswa
SDN Manguharjo:249 siswa
SDN 01 Winongo: 305 siswa
MTS Situ Hajar: 13 siswa
PAUD Permata Cendikia: 36 siswa
SDN Pangongangan: 283 siswa
SMPN 05 Madiun: 444 siswa
Editor : Mizan Ahsani