MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Perayaan imlek di kota ini bukan sekadar perayaan. Namun, juga mengandung maksud mendongkrak perekonomian. Itu tampak dalam Festival Kampung Pecinan (FKP) di Jalan Barito yang dibuka mulai kemarin (26/1).
‘’Ini bentuk kerja sama dengan warga Tionghoa sekaligus membantu dan menghidupkan UMKM,’’ kata Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto di lokasi FKP.
Dalam FKP, 60 outlet UMKM memadati lokasi perayaan. Berupa-rupa olahan khas Tiongkok tersedia. Dilaksanakan sampai Rabu (29/1).
Yang mana, dijadwalkan kirab barongsai dan liong mulai Jalan Barito, H. Agus Salim, Kutai, Cokroaminoto, sampai Musi. ‘’Agar ekonomi dan wisata di Kota Madiun semakin tergerak,’’ ungkapnya.
Maidi, wali kota terpilih, turut hadir dalam pembukaan FKP. Menurutnya, festival di momen serupa semakin tahun semakin meningkat. Termasuk, pengusungan nuansa budaya untuk imlek tahun ini.
‘’Kami punya budaya empat hingga lima hari ke depan. Yang menarik lagi, tersedia macam-macam makanan,’’ kata Maidi.
Maidi ingin, perayaan imlek berjalan nyaman dan damai. Dengan begitu, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi dan semua kegiatan akan berjalan lancar. ‘’Jadi, yang penting itu ya," ucapnya. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto