BALI, Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun kembali menggenjot fisik pemain sebagai bagian dari persiapan tim menghadapi babak playoff degradasi Liga Nusantara 2024/2025.
Kemarin (30/1), Ridwan Pri Handoko dkk digembleng dengan medan Pantai Padang Galak, Bali, yang cukup berat, sehingga pemain harus mengeluarkan tenaga ekstra di hamparan pasir pantai untuk berlari.
Pelatih PSM Madiun Edy Santoso menjelaskan bahwa tujuan utama dari pemusatan latihan ini adalah untuk meningkatkan kebersamaan dan chemistry di antara para pemain.
Selain itu, sekaligus merupakan variasi program latihan untuk mengondisikan fisik pemain.
PsmBaca Juga: Pantang Turun Kasta dari Liga Nusantara, PSM Madiun Lakoni Playoff Degradasi Bulan Depan
’’Latihannya dilaukan setiap pagi di lapangan dan pantai. Kami kombinasikan dua (metode) latihan itu untuk meningkatkan fisik pemain,’’ katanya.
Suasana latihan di pantai tersebut sangat mendukung. Bahkan, seluruh pemain terlihat menikmati setiap instruksi yang diberikan oleh pelatih fisik. Berlatih di pasir pantai memang memiliki tantangan tersendiri.
Namun, hal itu dinilai Edy bisa menjadi momen bagi para pemain untuk saling mendukung dan tertawa bersama, sekaligus menciptakan suasana yang positif di dalam tim.
’’Sejauh ini chemistry anak-anak sudah terbentuk,’’ ungkap mantan pelatih Banyuwangi Putra itu.
Pada babak playoff degradasi Liga Nusantara 2024/2025, PSM Madiun tergabung dalam grup K bersama dengan Waanal Brothers, Persipasi Bekasi dan Perserang Serang.
Adapun Laskar Wilis –julukan PSM Madiun– bakal mengawali perjuangannya di babak playoff degradasi dengan menghadapi Persipasi di Stadion I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (2/2) mendatang.
Edy mengaku sudah mempelajari kekuatan calon lawannya itu dari video rekaman pertandingan yang ada. Pun, mengevaluasi segala kekurangan yang ada di internal timnya.
’’Target kami tentunya bisa bertahan di Liga 3. Sehingga, mau tidak mau harus bisa menyapu bersih poin di setiap pertandingan yang ada,’’ katanya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto