KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 resmi diberlakukan.
Bersamaan dengan itu, ada penyesuaian dan penambahan perjalanan baru. Seperti, kembali hadirnya KA Madiun Jaya.
‘’Per 1 Februari, gapeka 2025 berlaku dan KA Madiun Jaya beroperasi,’’ kata Kepala Daop 7 Madiun Suharjono kemarin (2/2).
Suharjono menjelaskan, operasional KA meningkat dari 54 menjadi 68 perjalanan.
Bersamaan itu, KA Madiun Jaya relasi Madiun-Pasar Senen kembali lagi. ‘’Ka Madiun Jaya sempat berhenti beroperasi sejak 2016,’’ ungkapnya.
KA Madiun Jaya memiliki sembilan rangkaian kereta.
Dua kelas eksekutif dan enam ekonomi. Kapasitas 580 tempat duduk. Keberangkatan Madiun-Pasar Senen pukul 08.00-17.03.
Semantara arah sebaliknya, pukul 21.10-06.05.
‘’Waktu tempuh perjalanan KA Madiun Jaya sekitar 9 jam tiga menit,’’ ucap Suharjono.
KA Madiun Jaya berhenti di sejumlah stasiun tujuan.
Yakni, Madiun, Magetan, Walikukun, Sragen, Solo Balapan, Yogyakarta, Kutoarjo, Kebumen, Kroya, Purwokerto, Cirebon, Karawang, Bekasi-Jatinegara, dan Pasar Senen.
‘’Dengan hadirnya KA Madiun Jaya, PT KAI berharap bisa memudahkan mobilitas masyarakat serta mendukung pembangunan pariwisata di wilayah Madiun,’’ tuturnya.
Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket KA Madiun Jaya melalui Access by KAI atau laman serta mitra resmi KAI.
Berdasarkan aplikasi Access by KAI, tiket KA Madiun Jaya mulai Rp 370 ribu dengan relasi Madiun-Pasar Senen maupun sebaliknya.
‘’Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani