Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

10 CJH Kota Madiun Tidak Lulus Istitaah, Jemaah Cadangan Bisa Berangkat Asalkan...

Erlita H • Sabtu, 8 Februari 2025 | 14:00 WIB
TAMU ALLAH: Dinkes-PPKB dan Kemenag Kota Madiun menggelar sosialisasi pembinaan istitaah yang digelar di Kantor Kecamatan Taman, Kamis (6/2).
TAMU ALLAH: Dinkes-PPKB dan Kemenag Kota Madiun menggelar sosialisasi pembinaan istitaah yang digelar di Kantor Kecamatan Taman, Kamis (6/2).

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 195 dari 210 calon jemaah haji (CJH) Kota Madiun dinyatakan lulus istitaah.

Sementara itu, 10 CJH tidak memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr Denik Wuryani.

Dalam sosialisasi pembinaan istitaah yang digelar di Kantor Kecamatan Taman, Kamis (6/2), ia menyebut istitaah sebagai syarat utama bagi seseorang yang hendak berangkat haji.

Pasalnya, ibadah ini membutuhkan kondisi fisik yang prima.

’’Kami menyosialisasikan terkait istitaah kesehatan dengan menghadirkan narasumber dokter yang berpengalaman menangani jemaah haji,’’ ujarnya.

Denik menjelaskan bahwa sebelum hasil istitaah diumumkan, setiap CJH terlebih dahulu memasukkan data kesehatan mereka secara daring melalui aplikasi yang ditentukan.

Dari aplikasi tersebut, sistem akan menentukan apakah calon jemaah memenuhi syarat kesehatan atau tidak.

’’Hasil istitaah ini didasarkan pada pemeriksaan menyeluruh, mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, hingga uji laboratorium. CJH yang tidak memenuhi istitaah tidak diperbolehkan berangkat,’’ terang Denik.

Bagi calon jemaah yang tidak lolos istitaah diharapkan untuk bersabar. Mereka bisa menunda pemberangkatan hajinya tahun depan atau dilimpahkan.

’’Kalau yang belum istitaah, bagaimananya kami menunggu regulasi lebih lanjut. Intinya, kami sudah mengikuti proses yang ada,’’ ujar mantan kabid pelayanan medik RSUD Kota Madiun itu.

Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun, Zainut Tamam, menegaskan bahwa pihaknya dan dinkes-PPKB menjamin hasil istitaah ini murni berdasarkan kondisi kesehatan jemaah.

Saat ini, persiapan administrasi juga tengah dilakukan, termasuk pengumpulan paspor, bio visa, dan kelengkapan dokumen kesehatan.

’’Untuk jemaah cadangan, ada dua kemungkinan, bisa berangkat atau tidak, tergantung kuota yang tersedia,’’ ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memulai pembinaan keagamaan bagi CJH, termasuk materi manasik haji yang mencakup fikih dan tasawuf.

’’Informasi dari Pak Menteri, Insya Allah dalam minggu ini akan ada pengumuman resmi terkait pelunasan biaya haji,’’ pungkas Tamam. (err/her)

Editor : Mizan Ahsani
#haji #cadangan #Istitaah #kota madiun #kesehatan #cjh