Jawa Pos Radar Madiun - Puluhan peserta antusias mengikuti Audisi Dai Cilik 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Madiun di Restoran Lombok Idjo, Kota Madiun, Senin (10/2).
Acara ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan ceramah menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M.
Sebanyak 56 peserta hadir dalam audisi ini, di mana mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan ceramah sesuai tema yang telah ditentukan.
Beberapa tema yang diangkat meliputi kiat berpuasa bagi anak-anak, adab terhadap orang tua, hingga cara menjadi cendekia muslim/muslimah.
Proses Audisi dan Kriteria Penilaian
Setiap peserta diberikan waktu 3-5 menit untuk menyampaikan ceramah.
Jika terjadi kesalahan, peserta tetap diminta melanjutkan tanpa mengulang.
Dewan juri dalam ajang ini terdiri dari perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, profesional, serta Jawa Pos Radar Madiun.
Koordinator Event Jawa Pos Radar Madiun, Dewanti Septianingrum, menjelaskan bahwa kriteria penilaian meliputi beberapa aspek.
Meliputi kedisiplinan, penampilan, penguasaan materi, public speaking, dan durasi ceramah.
Dari hasil audisi, 5 peserta terbaik dari masing-masing daerah akan dipilih untuk melaju ke tahap Grand Final Festival Dai Cilik 2025, yang akan digelar 22 Februari di Plaza Madiun.
Adapun pengumuman peserta yang lolos akan dilakukan pada 13 Februari.
Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun Zainut Tamam menyambut baik penyelenggaraan audisi ini dan berharap acara serupa bisa terus diadakan setiap tahun.
"Kami percaya bahwa satu dai yang hilang akan tumbuh beberapa dai baru. Kami juga mengapresiasi Jawa Pos Radar Madiun sebagai media yang selalu menyajikan informasi moderat dan aktual," ungkap Zainut Tamam.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, ajang Dai Cilik 2025 diharapkan mampu melahirkan dai-dai muda berbakat yang siap membawa pesan dakwah yang moderat dan membangun masyarakat yang lebih baik. (err/naz)
Editor : Mizan Ahsani