KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Deflasi yang dialami Kota Madiun pada Januari lalu diperkirakan hanya bertahan sebentar.
Sebaliknya, pemkot memprediksi bulan ini bakal terjadi inflasi. Mengingat beberapa komoditas diperkirakan mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan.
’’Identifikasi kami menunjukkan ada beberapa komoditas yang harganya cenderung naik, seperti cabai rawit dan lainnya,’’ ujar Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Madiun, Danang Novianto, Senin (10/2).
Untuk mengantisipasi dampak inflasi, pemkot akan mengintensifkan belanja lokal.
Langkah ini akan disosialisasikan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta berbagai media guna mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk lokal.
Danang menambahkan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam meningkatkan belanja lokal melalui platform proumkm.go.id.
’’ASN Kota Madiun diharapkan lebih banyak berbelanja produk UMKM lokal guna memperkuat ekonomi daerah,’’ jelasnya.
Selain itu, kegiatan Public Service Center (PSC) serta Car Free Day (CFD) di Bantaran Kali Madiun juga diharapkan dapat menggeliatkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan UMKM setempat.
Di sisi lain, pemkot terus menggulirkan program bantuan sosial (bansos) seperti tahun-tahun sebelumnya.
Namun, karena masih awal tahun, realisasi bansos belum maksimal dan akan mulai digencarkan pada triwulan kedua.
’’Untuk jumlahnya, kami masih menunggu detail dari dinas terkait,’’ ungkap Danang.
Dia juga menyoroti keputusan terbaru Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait alokasi dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
Saat ini, Pemkot Madiun masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut terkait penggunaan anggaran di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pemkot Madiun berkomitmen memprioritaskan anggaran untuk kepentingan masyarakat dengan memangkas belanja yang kurang mendesak.
’’Kami berusaha meminimalisir pemotongan anggaran untuk layanan masyarakat. Refocusing akan difokuskan pada perjalanan dinas, event seremonial besar, serta pengadaan alat tulis kantor (ATK),’’ tandas mantan Camat Manguharjo itu. (err/her)
Editor : Mizan Ahsani