Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Warga Kota Madiun Ini Usaha Telur Asin, Produknya Laris Terjual di Rumah Makan Rest Area

Erlita H • Selasa, 18 Februari 2025 | 03:00 WIB
USAHA: Eni Widowati terkenal ulet dalam memproduksi telur asin.
USAHA: Eni Widowati terkenal ulet dalam memproduksi telur asin.

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Bisnis produksi telur asin di Kota Madiun masih menjanjikan.

Meski persaingannya juga ketat, namun bisa memberikan keuntungan bagi Eni Widowati, pelaku UMKM di Kelurahan Ngegong, Manguharjo itu.

Hari-hari Eni Widowati selalu sibuk.

Setelah salat subuh, dia bergegas menuju ke kandang bebek petelur miliknya yang berada di sebelah timur rumah.

Sebanyak 22 butir telur bebek yang ada di dalam kandang seluas 3x3 meter tersebut, diambilnya untuk kemudian dibawa ke dapur.

Telur-telur itu direndam dalam baskom yang berisi air selama satu jam. Setelah beres, telur itu kemudian diangkat dan diamplas agar bersih.

Sesudahnya, telur kembali direndam air garam selama 9 hari sebelum akhirnya dikukus.

’’Proses pengukusan dilakukan selama sekitar satu jam dengan nyala api kecil agar kulit telur tidak mudah retak dan kualitasnya terjaga,’’ ungkap Bu Wid, sapaan akrab Eni Widowati itu.

Aktivitas ini dilakukannya hampir setiap dua pekan.

Sebelum telur-telur asin tersebut dikirim ke warung milik keluarganya yang berada di Rest Area Tol Ngawi-Madiun.

’’Beberapa telur asin lainnya juga ada yang dibeli oleh tetangga untuk penanganan stunting,’’ ujar perempuan 54 tahun tersebut.

Bisnis ini sudah dilakoni Wid sejak tiga tahun lalu. Semua bermula ketika ada tetangganya yang menjual 20 ekor bebek petelur kepadanya.

Baca Juga: Hasil Serie A Senin Dini Hari: Juventus Pecundangi Inter, Bianconeri Akhirnya Tembus Empat Besar Liga Italia

’’Setelah itu, saya membeli 25 ekor bebek. Karena tidak tahu mau diapain, saya kemudian berpikiran untuk memanfaatkan telur bebek tersebut untuk dijadikan telur asin,’’ terangnya.

Selama proses produksi telur asin, Wid dibantu oleh suaminya yang merupakan seorang pensiunan tentara.

Pun, dia mempelajari proses pembuatan telur asin ini secara otodidak. ’’Ya, tutorial lihat di YouTube,’’ ujar ibu dua anak itu.

Saat ini, produksi telurnya sudah banyak diminati konsumen. Beberapa di antaranya malah dipasok ke sejumlah warung yang ada di Kabupaten Madiun dan Magetan.

’’Untuk harganya rata-rata Rp 3.000. Lumayan hasil yang didapati bisa untuk membantu ekonomi keluarga,’’ tandas Wid. (err/her)

Editor : Mizan Ahsani
#rest area #telur asin #usaha #rumah makan #madiun