KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jagung yang ditanam tiga bulan lalu oleh Polres Madiun Kota di Kelurahan Banjarejo, Taman akhirnya bisa dipanen kemarin (18/2).
Proses pemanenan jagung dilakukan oleh pejabat forkopimda di lahan seluas 3.000 meter persegi.
Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan, jagung yang bisa dipanen sementara sekitar 500 kilogram.
Panen ini merupakan bagian dari hasil kerja sama forkopimda dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
’’Hari ini (kemarin, Red) jagung yang kami tanam tiga bulan lalu telah memasuki masa panen. Hasilnya cukup bagus,’’ ujarnya.
Agus mengungkapkan, panen ini baru sebagian kecil dari total lahan seluas 2 hektare yang masih dalam masa tanam.
’’Jagung yang dipanen akan kami distribusikan kepada keluarga penerima manfaat,’’ imbuhnya.
Penanaman jagung ini merupakan inisiasi Polres Madiun Kota, yang kemudian didukung oleh Pemkot Madiun dalam penyediaan lahan dan benih.
Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program ini.
’’Alhamdulillah, jagung yang kami tanam tiga bulan lalu bisa dipanen. Program ketahanan pangan pemerintah mendapat respons cepat dari Forkopimda Kota Madiun,’’ ujar Eddy.
Ke depan, pemkot berencana memaksimalkan lahan tidur untuk mendukung swasembada pangan.
Wali Kota Madiun Terpilih Maidi juga mengapresiasi langkah Polri dalam membantu pemerintah daerah.
’’Instruksi presiden wajib kita tindaklanjuti. Banyak lahan tidur di Kota Madiun yang harus kita optimalkan manfaatnya,’’ tegasnya.
Maidi menyebut, ada sekitar 12 hektare lahan tidur yang bisa disulap menjadi lahan pertanian produktif.
Jika dikelola dengan baik, Kota Madiun bisa lebih mandiri dalam mencukupi kebutuhan pangan.
’’Dengan ini, ke depan tidak ada yang kesulitan makanan. Insya Allah, kebutuhan warga Kota Madiun bisa terpenuhi,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani