KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun akhirnya punya kepala daerah definitif kembali setelah hampir 10 bulan.
Menyusul dilantiknya Maidi dan F Bagus Panuntun sebagai wali kota dan wawali Madiun dan Wakil Wali Kota F Bagus Panuntun hari ini (20/2).
Harapan besar masyarakat selama lima tahun ke depan kini berada di pundak mereka.
Guru Besar Universitas PGRI Madiun (Unipma), Prof Parji, menekankan pentingnya kelanjutan program yang telah berjalan di periode sebelumnya.
baik dalam aspek fisik maupun non-fisik.
’’Tentunya harus melanjutkan pekerjaan yang sudah dilakukan di periode pertama. Baik pembangunan fisik maupun non-fisik,’’ ujarnya, Rabu (19/2).
Menurutnya, tantangan besar bagi pemerintah saat ini adalah pengangguran, kemiskinan, dan penurunan kelas menengah.
Oleh karena itu, Maidi dan Bagus harus lebih peka dalam menangani persoalan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
’’Saya kira Pak Maidi dan Mas Bagus harus fokus pada peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat,’’ tegasnya.
Peningkatan ekonomi erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia (SDM), produktivitas masyarakat, dan pembukaan lapangan pekerjaan.
Selama ini, pemkot telah menggelar berbagai program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu serta pelatihan keterampilan kerja. Namun, cakupannya dinilai masih terbatas.
Baca Juga: Diberdayakan BRI, UMKM Handicraft Asal Kebumen Sukses Gaungkan Produk Alam Indonesia di Dunia
’’Upskilling (peningkatan keterampilan) harus dibangun ekosistemnya sejak sekolah. Pembaruan keterampilan dan kemampuan berwirausaha juga harus dikembangkan,’’ ujarnya.
Parji juga menyoroti pentingnya mempertahankan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dia berharap pemerintah daerah bisa mengemas kebijakan pusat sesuai kebutuhan daerah, terutama dalam menghadapi Instruksi Presiden (Inpres) terkait efisiensi anggaran.
’’Pemkot harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan daerah, agar tidak sekadar mengikuti efisiensi anggaran dari pusat,’’ jelasnya.
Meskipun Maidi dan Bagus merupakan pasangan baru, transisi kepemimpinan dinilai berjalan mulus.
Apalagi, Bagus Panuntun bukan sosok baru di pemerintahan, karena sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Kota Madiun.
Namun, Parji berharap agar Wakil Wali Kota mendapat porsi peran lebih besar agar program wali kota dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
’’Mas Bagus sebelumnya anggota DPRD, pasti sudah tahu arah program-program pemkot. Saya kira adaptasi tidak butuh waktu lama,’’ ujarnya.
Sementara itu, Maidi dan Bagus telah mengikuti serangkaian prosesi pelantikan di kawasan Monas, Jakarta, kemarin.
Selama parade baris berbaris, mereka beserta kepala daerah lainnya sempat kehujanan. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangat Maidi dan Bagus.
’’Hujan adalah berkah. Tatkala pagi ini (kemarin, Red) hujan, Insya Allah saat pelantikan besok (hari ini, Red) berjalan lancar,’’ ungkap Maidi. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani