KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun bakal berubah wajah tahun ini. Khususnya di pintu keluar-masuk. Proyek pelebaran akses jalannya masuk perencanaan lelang.
‘’Pintu akses dilebarkan. Baik di sebelah selatan dari Jalan Urip Sumoharjo maupun sebelah utara tepat di tikungan Jalan Ahmad Yani,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Agus Tri Sukamto, Minggu (23/2).
Existing saat ini, kata Agus, akses keluar-masuk Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun bagi kendaraan besar cukup sulit. Di tikungan Jalan Ahmad Yani, misalnya. Selain sempit, akses keluar-masuk menikung dengan tanjakan maupun turunan.
‘’Kondisi saat ini lebar jalan akses keluar masuk hanya sekitar lima meter. Nanti dilebarkan menjadi 10 meter dengan radius tikungan aman untuk kendaraan besar,’’ jelasnya.
Menurut Agus, pihaknya butuh anggaran sekitar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar guna merealisasikan proyek. Range atau selisih harga tersebut menyesuaikan kebutuhan revitalisasi dan kemampuan keuangan daerah.
‘’Anggaran masih prediksi karena adanya efisiensi anggaran. Yang jelas sudah mulai kami rencanakan. Realisasinya menunggu anggaran,’’ beber Agus.
Agus tak menampik proyek tersebut masih di antara jadi atau tidak imbas kebijakan pusat. Namun, proses perencanaan hingga lelang tetap dilakukan. Seandainya anggaran tersedia, paket proyek bisa langsung dikerjakan.
‘’Tapi kalau tidak ada anggaran, kami ada semacam perjanjian dengan rekanan jika tidak ada anggaran maka kontrak tidak berlaku,’’ jelasnya.
Meski begitu, Agus berharap proyek tersebut dapat terealisasi. Sebab, proyek pemeliharaan akses jalan itu guna optimalisasi objek wisata di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun.
‘’Semoga bisa direalisasikan,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto