Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kisah Sang Juara Festival Dai Cilik 2025, Wujudkan Salah Satu Impian di Usia Belia

Erlita H • Selasa, 25 Februari 2025 | 18:00 WIB
Festival Dai Cilik Ramadan 2025
Festival Dai Cilik Ramadan 2025

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Raut haru bercampur bahagia terpancar dari Viky Ariando.

Itu setelah dia dinobatkan sebagai juara I Festival Dai Cilik 2025 Jawa Pos Radar Madiun.

Trofi kemenangan digenggam bocah 10 tahun asal Dusun Gunung Rambut, Desa/Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, itu usai babak grand final di Plaza Madiun pada Sabtu (22/2) lalu.

Di balik kemenangan tersebut, tak banyak yang tahu bahwa Viky harus menghadapi berbagai tantangan.

Bahkan, dia jatuh sakit setelah dinobatkan sebagai juara. Buntut latihan berhari-hari serta perform di panggung grand final yang menguras tenaga dan pikiran.

''Viky latihan dari pagi sampai siang. Malam saya bimbing lewat video call,'' kata Yasin Suheru, guru Viky.

Sebelum bertanding, Viky mempersiapkan dua teks pidato sekaligus.

Ternyata, dia juga mengikuti lomba Asikom dan cerdas cermat tingkat kabupaten di waktu sama.

Awalnya pesimistis bisa menghafal semua.

Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi tak lelah mendukung dan menyemati. Alhasil, materi dakwah bertema Kegiatan Positif di Bulan Ramadan berhasil dihafal selama tiga hari.

''Saya selalu menekankan bahwa Viky harus percaya diri,'' ungkap Yasin.

Viky merupakan siswa SDN Pitu 02. Sebuah sekolah kecil yang berada di daerah terpencil.

Baca Juga: Liga 2: Jadwal dan Link Live Streaming Persijap vs PSPS Pekanbaru di Play Off Promosi Hari Ini, Siapa Bakal Naik Kasta?

Jauh dari pusat kota dan dikelilingi hutan. Jumlah murid sangat sedikit.

Di kelas V, tempat Viky belajar, hanya ada tiga siswa.

Kendati demikian, berkat kerja kerasnya dia tampil memukau sebagai peserta terbaik tingkat kabupaten hingga maju grand final mewakili Ngawi.

Pun keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi tersebut.

''Viky anak cerdas, cepat menghafal materi. Dari tiga siswa di kelasnya, dia paling menonjol,'' terang guru Pendidikan Agama Islam di SDN Pitu 02 itu.

Perjuangan Viky dalam Festival Dai Cilik 2025 Jawa Pos Radar Madiun mendapat dukungan besar dari masyarakat Dusun Gunung Rambut.

Warga sangat antusias karena memang jarang ada anak dari dusun yang tampil di ajang sebesar itu.

INSPIRATIF: Viky Arianto mengangkat trofi juara I Festival Dai Cilik 2025 Jawa Pos Radar Madiun.
INSPIRATIF: Viky Arianto mengangkat trofi juara I Festival Dai Cilik 2025 Jawa Pos Radar Madiun.

Tak tanggung-tanggung, sekitar 80 orang berangkat ke Madiun dengan menyewa dua sepur kelinci.

Tujuannya cuma satu, untuk menyemangati Viky.

''Sampai ada mbah-mbah yang menangis karena takut naik eskalator. Dulu mereka tidak berani, tapi nekat demi mendukung Viky," tutur Yasin.

Kemenangan Viky menjadi kado luar biasa bagi warga. Baik di dusun maupun tingkat kabupaten.

''Beberapa tetangga mengadakan syukuran sederhana sebagai ungkapan rasa syukur dan bangga,'' terang Yasin.

Viky berasal dari keluarga petani sederhana.

Selama ini, sekolah dan guru-gurunya berusaha membantu perihal kostum dan perlengkapan lomba untuk dipakai putra pasangan Suharti dan Maryono itu.

"Kemarin kami sempat bingung soal kostum, karena yang lama sudah sering dipakai. Alhamdulillah, setelah menang, ada perhatian dari dinas," ujar Yasin.

Usut punya usut, Viky mulai mulai akrab dengan kompetisi sejak 2023. Dia pernah unjuk gigi di Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) hingga tingkat provinsi di Jember.

''Dalam lomba dai cilik di Politeknik Jember, dia berhasil meraih juara pertama,'' ungkap Yasin.

Keberhasilan Viky bukan cuma tentang trofi atau gelar juara. Tetapi, juga perihal harapan dan inspirasi bagi anak-anak dari daerah terpencil.

Dia telah membuktikan bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan, impian bisa menjadi kenyataan.

Kini, Viky masih akan terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk berbagai tantangan di masa mendatang. (err/den)

Editor : Mizan Ahsani
#2025 #juara #ngawi #madiun #Festival Dai Cilik