Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Makin Populer! Gym Jadi Pilihan Warga Madiun untuk Gaya Hidup Sehat

Erlita H • Rabu, 26 Februari 2025 | 20:15 WIB
Gym menjadi gaya hidup baru di Madiun.
Gym menjadi gaya hidup baru di Madiun.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gym atau pusat kebugaran semakin populer di Kota Madiun. Jika sebelumnya hanya dikenal sebagai tempat membangun otot, kini fitness menjadi bagian dari gaya hidup sehat (healthy lifestyle), terapi kesehatan, hingga peningkatan performa fisik.

Dosen Ilmu Keolahragaan Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Roy Try Putra, menjelaskan bahwa tren fitness mulai berkembang pesat sejak masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan. Kehadiran pusat kebugaran di Kota Madiun dimulai pada 2004, dan pada 2023, industri ini terus berkembang hingga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

"Sekarang fitness bukan sekadar hobi, tapi juga sudah menjadi industri yang menggiurkan. Banyak teman-teman di Kota Madiun yang mulai merambah bisnis ini," ujar Roy, Rabu (26/2).

 Baca Juga: Dulu Malas Olahraga, Kini Reini Ketagihan Gym dan Merasakan Manfaatnya

Menurutnya, tren gym semakin berkembang pascapandemi Covid-19. Beberapa pusat kebugaran bahkan mengusung konsep second home, dengan layanan 24 jam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjaga kebugaran tubuh.

Fitness center kini tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan muda atau atlet, tetapi juga direkomendasikan untuk anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Namun, Roy menekankan pentingnya pendampingan instruktur berpengalaman agar latihan tetap aman.

"Semakin seseorang memiliki massa otot yang baik, semakin tinggi tingkat kepeduliannya terhadap kesehatannya sendiri. Sehat belum tentu bugar, tetapi kalau bugar, pasti sehat," jelasnya.

 Baca Juga: Tips Gym untuk Pemula: Teknik, Pemanasan, dan Cara Menghindari Cedera

Namun, ia menyoroti minimnya literasi kesehatan di masyarakat. Masih banyak orang yang belum menyadari bahwa investasi dalam kesehatan jauh lebih berharga dibandingkan biaya pengobatan di rumah sakit.

Roy menjelaskan bahwa pemula sering mengalami Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), yaitu rasa nyeri akibat jaringan otot yang mengalami mikrorusak akibat latihan beban. Namun, hal ini wajar dan dapat diminimalkan dengan nutrisi yang tepat, istirahat cukup, serta manajemen latihan yang benar.

"Saat latihan, serabut otot mengalami pemecahan molekul yang bisa menyebabkan pegal atau nyeri. Tapi ini bukan cedera, melainkan proses adaptasi tubuh. Yang penting, setelah latihan diberi nutrisi cukup, istirahat yang baik, serta pemulihan dengan suplemen jika perlu," tambahnya.

 Baca Juga: Salurkan Energi untuk Hal Positif, Berikut Tips Gym untuk Remaja dan Pemula

Roy juga mengingatkan bahwa olahraga adalah raja, sementara nutrisi adalah ratunya. Kombinasi keduanya sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam berolahraga.

Sementara itu, dr. Eny Susilowati, Sp.KFR, Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD dr. Soedono Madiun, menegaskan bahwa latihan di gym harus disesuaikan dengan kemampuan individu.

"Latihan harus memiliki dosis yang sesuai. Apakah untuk penguatan otot, fleksibilitas (stretching), atau ketahanan tubuh (endurance). Tidak perlu setiap hari, cukup tiga hingga lima kali seminggu dengan fase istirahat yang cukup," ujarnya.

Menurut Eny, kesalahan dalam latihan dapat berisiko menyebabkan cedera. Ia kerap menemukan pasien yang mengalami cedera otot akibat latihan berlebihan atau teknik yang tidak tepat.

"Banyak yang berpikir semakin berat latihan, semakin baik. Padahal, justru latihan ringan hingga sedang lebih efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Latihan berat yang berlebihan justru bisa menurunkan imunitas," ungkapnya.

Untuk pemula, ia menyarankan agar latihan dimulai dari beban ringan yang dinaikkan secara bertahap. Jika terjadi cedera ringan, istirahat dan kompres dingin dapat membantu pemulihan.

"Kalau ada cedera ringan, bisa dikompres dingin selama 15 menit dalam fase akut. Jika nyeri berlanjut, bisa dilakukan perawatan lebih lanjut atau konsultasi ke dokter," tambahnya.

Gym, Antara Tren dan Gaya Hidup Sehat

dr. Eny Susilowati, Sp.KFR, Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD dr. Soedono Madiun
dr. Eny Susilowati, Sp.KFR, Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD dr. Soedono Madiun

Dengan semakin banyaknya pusat kebugaran yang bermunculan di Madiun, gym telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Selain gym, tren olahraga seperti lari (running) juga semakin populer sebagai cara menjaga kebugaran di tengah kesibukan sehari-hari.

> "Untuk pemula, sebaiknya latihan didampingi instruktur agar terhindar dari cedera. Sebelum mulai latihan, pastikan tidak ada riwayat penyakit yang bisa berisiko, sehingga program latihan bisa disesuaikan," pungkas Eny. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#gaya hidup #pusat kebugaran #madiun #gym