Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Wali Kota Madiun Maidi Ngantor Bersama Rakyat, Gelar Lapak Ramadan dan Dekatkan Layanan ke Masyarakat

Anggiyan Bayu • Selasa, 4 Maret 2025 | 13:00 WIB
100 HARI KERJA: Wali Kota Madiun Maidi dan Wawali Bagus Panuntun usai membuka Lapak Ramadan.
100 HARI KERJA: Wali Kota Madiun Maidi dan Wawali Bagus Panuntun usai membuka Lapak Ramadan.

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi mulai menjalankan program 100 hari kerja dengan buka Lapak Ramadan di Lapangan Kanigoro, Senin (3/3).

Lapak Ramadan akan berlangsung selama satu minggu, bertepatan dengan program Ngantor Bersama Rakyat di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo.

Program ini menghadirkan pelayanan publik langsung dari berbagai OPD, seperti pendidikan, kependudukan, pembagian sayuran gratis, serta pasar murah.

’’Saya turun langsung ke lapangan, termasuk bersama dinas kesehatan dan dinas sosial untuk memastikan bantuan tepat sasaran,’’ ujar Maidi.

Selain layanan publik, kegiatan akan dilanjutkan dengan buka puasa dan tarawih bersama warga, serta apel pagi sosialisasi program pemkot untuk lima tahun ke depan.

Pada 6 Maret, Lapak Ramadan juga akan menghadirkan siraman rohani dari Ustad Gus Ali Gondrong.

Maidi menegaskan, melalui program ini, masyarakat tidak perlu repot datang ke balai kota untuk menyampaikan keluhan.

’’Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi warga agar segala permasalahan bisa langsung tertangani,’’ katanya.

Sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemkot juga berupaya untuk menyiapkan 16 dapur umum.

Seluruh warga diajak kerja bakti untuk membuat dapur dan kolam guna mewujudkan 100 hari ketahanan pangan.

’’Insya Allah, dalam 100 hari ke depan kita sudah bisa panen,’’ tambah Maidi.

Sementara itu, warga Mojorejo, Frida Apriliani, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah di Lapak Ramadan.

Dia membeli beras, minyak goreng, gula, dan cabai dengan harga lebih murah dibandingkan di warung biasa.

’’Bahan pokok ini akan saya gunakan untuk membuat takjil di masjid lingkungan kami. Harganya lebih murah dibanding di tempat lain,’’ ungkap perempuan kelahiran 1971 itu.

Menurutnya, program yang digagas oleh wali kota Maidi ini sangat bermanfaat, terutama di bulan puasa ketika harga bahan pokok cenderung naik.

’’Semoga pasar murah ini bisa terus diadakan agar masyarakat semakin terbantu,’’ pungkasnya. (err/her/*)

Editor : Mizan Ahsani
#program #Maidi #kota madiun #bagus panuntun #ramadan #100 hari